Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polisi Temukan Sekoper Uang Palsu dari Rumah di Jirapan Sragen

Petugas dari Polsek Masaran, Sragen, melakukan olah kejadian perkara atas ditemukannya koper berisi uang yang diduga palsu di wilayah Desa Jirapan, Masaran, Sragen, Rabu (11/8/2021). (Istimewa/Polres Sragen)

MURIANEWS, Sragen — Polsek Masaran mengamankan uang palsu dalam koper senilai Rp 9,9 juta dari sebuah rumah di Desa Jirapan, Kecamatan Masaran, Sragen.

Hal itu terjadi setelah anggota polsek yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Masaran AKP Joko Widodo menggerebek rumah tersebut, Rabu (11/8/2021) lalu.

Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso, Jumat (13/8/2021) menjelaskan, penggerebekan tersebut berawal dari laporan dan informasi dari warga lewat telepon.

Dari laporan tersebut, petugas langsung menurunkan lima orang personel polisi untuk mendatangi lokasi kejadian. Dalam penanganan tersebut, Kapolsek AKP Joko Widodo memimpin langsung penggerebakan.

“Setelah dicek ke rumah itu ternyata benar ada koper warna hitam yang didalamnya berisi uang yang diduga palsu. Saat itu terlapor tidak ada di lokasi kejadian. Semua barang bukti disita dan dibawa ke Polsek Masaran,” jelasnya seperti dikutip Solopos.com.

Suwarso menerangkan dari barang bukti yang disita, Polsek Masaran pun langsung meminta keterangan saksi-saksi. Setidaknya ada dua orang saksi yang sudah dimintai keterangan dalam kasus tersebut.

“Dari keterangan saksi-saksi ditemukan indikasi terlapor, S (38), warga wilayah Kecamatan Sidoharjo, Sragen. Modus operansinya, terlapor memiliki dan menyimpan uang yang diduga palsu di dalam koper,” ungkapnya.

“Uang itu berupa lembaran Rp 100 ribu-an senilai Rp 4,5 juta dan pecahan Rp 50 ribu-an senilai Rp 5.450.000,” ujarnya.

Suwarso menambahkan, saat ini Polsek Masaran berkoordinasi dengan Unit Resmob Polres Sragen untuk menyelidiki kasus tersebut agar bisa menangkap pemilik uang yang diduga palsu itu.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...