Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Untuk Mengetahui Visi Bermain, Cucun Gunakan Metode Satu Lapangan Penuh

Seleksi Persiku hari kedua digelar di Stadion Wergu Wetan Kudus, Jumat (13/8/2021) sore. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Memasuki hari kedua seleksi pemainnya, Jum’at (13/8/2021), Persiku Kudus menggunakan metode satu lapangan penuh. Metode ini mempertemukan 11 pemain melawan 11 pemain.

Metode ini sedikit dirubah, setelah sebelumnya digunakan metode setengah lapangan dengan 7 pemain melawan 7 pemain. Pelatih Persiku, Cucun Sulistyo memiliki alasan tersendiri dengan perubahan metode seleksi ini.

Menurut Cucun, sistem seleksi 11 vs 11 ini diarahkan untuk mengetahui sejauh mana visi bermain para pemain yang diseleksi. Bagaimana respon pemain saat mendapatkan tekanan dari lawan dan bagaimana mereka bergerak tanpa bola, juga akan bisa dilihat.

Dengan system ini, para pemain juga akan relative lebih mendapatkan ruang untuk menunjukan kemampuan terbaiknya. Hal ini tentu akan berbeda pada saat mereka bermain 7 lawan 7.

“Kalau di hari pertama kemarin kan 7 vs 7, semuanya berkesempatan mendapatkan bola. Nah di 11 vs 11 ini saya juga mau lihat kemampauan pemain tidak hanya dari sisi tekniknya. Tetapi juga visi bermainnya. Karena sepak bola itu tidak hanya teknik, melainkan juga visi bermainnya,” ungkap Pelatih Persiku Cucun Sulistyo, Jumat (13/8/2021).

Selain 11 vs 11, pihaknya juga ingin melihat bagaimana para pemain bisa melakukan passing support yang dimodifikasi. Melalui 11 vs 11 pihaknya berharap bisa melihat para pemain bisa menunjukkan teknik terbaiknya tanpa ada tekanan dari lawan.

“Dilihat passing supportnya juga. Skillnya bagus tidak, back passnya, sentuhan pertamanya, wall pass, first touch, dan agresifitasnya,” ujar dia.

“Kami seleksi dulu yang kriterianya tidak sesuai dengan cara bermain yang dibutuhkan pelatih. Karena kalau langsung memilih yang bagus-bagus dulu terlalu dini. Karena bisa saja hari ini tidak bagus, besok justru bagus,” jelas Cucun lagi.

Cucun melanjutkan, rencananya seleksi dengan sistem sebelas melawan sebelas itu bakal dilakukan kembali pada Minggu (15/8/2021) pagi dan Senin (16/8/2021) pagi dan sore. Sedangkan Sabtu (14/8/2021) besok pihaknya akan melangsungkan seleksi teknik. Lalu, pada Rabu (18/8/2021) akan diumumkan 25 pemain yang lolos seleksi.

Ditanya soal pemain lokal yang mengikuti seleksi hingga hari kedua, Cucun menilai performa dan postur sudah bagus. Cucun menilai hal itu lantaran mayoritas pemain pernah ikut Piala Soeratin dan Persiku Junior.

Sedangkan penampilan pemain non lokal yang ikut seleksi juga dinilai sudah bagus. Beberapa di antaranya diketahui juga pernah bermain untuk klub junior. Seperti PSD Demak junior dan PSIS junior.

“Mereka yang ikut seleksi itu punya talenta. Hal ini menjadi tantangan bagi kami untuk memanfaatkan potensi mereka dan memilih yang terbaik diantara mereka,” ungkapnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...