Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Borong Dagangan Pedagang, Bupati Grobogan Canangkan Gerakan Ayo Jajan

Bupati Sri Sumarni saat berbelanja dalam rangka pencanangan gerakan ‘Ayo Jajan’. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Pemkab Grobogan mencanangkan gerakan ‘Ayo Jajan’ yang bertujuan untuk menggerakkan perekonomian lokal seiring datangnya pandemi Covid-19. Peluncuran gerakan ini diawali dengan aksi belanja yang dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni di Pasar Nglejok, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Jumat (13/8/2021).

Saat berada di pasar tradisional ini, Sri Sumarni langsung memborong dagangan sejumlah pedagang. Ada dagangan sayuran, buah, makanan dan minuman tradisional yang dibeli orang nomor satu di Kabupaten Grobogan tersebut.

Setelah itu, Sri Sumarni bergeser ke Pusat Kuliner di Jalan Katamso Purwodadi untuk melakukan aksi serupa.

Selain Sri Sumarni, aksi serupa juga dilakukan Wakil Bupati Grobogan Bambang Pujiyanto di beberapa pasar tradisional lainnya di kawasan kota Purwodadi. Tak ayal, aksi yang dilakukan bupati dan wakilnya ini membikin senang para pedagang tersebut.

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengungkapkan, gerakan ‘Ayo Jajan’ bertujuan untuk menggerakkan perekonomian lokal yang cukup terpuruk seiring datangnya pandemi Covid-19, sejak tahun 2020 lalu.

Adapun caranya adalah dengan mengajak para ASN/pegawai untuk jajan atau belanja di PKL, pedagang kecil, pedagang pasar, toko-toko terdekat, warung makan dan sejenisnya.

“Maksud dan tujuan gerakan ini adalah untuk mengurangi beban ekonomi pedagang kecil. Seperti kita ketahui, adanya pandemi menyebabkan dampak menurunnya omzet para pedagang kecil ini. Terutama saat adanya PPKM. Oleh sebab itu, mereka harus kita bantu,” katanya.

Menurut Sri, gerakan ‘Ayo Jajan’ dimulai hari ini hingga masa PPKM berakhir. Untuk itu, Sri sudah meminta semua kepala OPD agar memerintahkan semua ASN/pegawai agar memberikan contoh dan menyukseskan gerakan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sri Sumarni juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas sehari-hari supaya terhindar dari penularan Covid-19. Sebab, sampai saat ini, pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Masyarakat kami minta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Laskanakan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...