Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mulai Tangani Persiku Kudus, Cucun Ingin Optimalkan Kolektifitas Bermain

Cucun Sulistyo dan para staf kepelatihannya, mulai melaksanakan tugas sebagai pelatih Persiku Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Persiku Kudus mulai mempersiapkan timnya untuk menyongsong Liga 3 Jawa Tengah, dengan mulai menggelar seleksi pemain. Kamis (12/8/2021), tahapan itu sudah dimulai di Stadion Wergu Wetan Kudus.

Pelatih Kepala Persiku Cucun Sulistyo mengaku akan mencari pemain yang mampu bermain secara kolektif. Menurut Cucun sepak bola bukanlah permainan individu. Melainkan permainan kolektif.

“Kami sesuaikan dengan formasi yang kami pakai. Jadi kami optimalkan kolektivitas permainan karena sepak bola itu permainan beregu,” kata Cucun Sulitstyo, Jum’at (13/8/2021).

Meski akan lebih memberi kesempatan pada pemain lokal, Cucun Sulityo menyatakan tetap akan melihat secara detail kemampuan para pemain yang mengikuti seleksi.

Dalam hal ini, Cucun juga menyatakan, dirinya kemungkinan tidak bisa memastikan untuk kebutuhan timnya, dirinya menggunakan pemain lokal seluruhnya. Semuanya akan dilihat sesuai dengan kebutuhan tim, dan kemampuan para pemain lokal sendiri.

“Tentu saja, tetap kami usahakan pemain lokal dulu. Setelah lokal kami rasa cukup. Posisi yang masih belum terisi akan kami coba isi dengan pemain non lokal Kudus,” ujarnya.

Cucun menyampaikan, hari ini dia melakukan seleksi dengan sistem tujuh melawan tujuh. Pihaknya tidak memilih sistem seleksi sebelas melawan sebelas. Mekanisme ini dipilihnya, dengan pertimbangan efektifitas dalam melihat kualitas pemain yang ikut seleksi.

“Dengan 7 vs 7, akan lebih kelihatan kemampuan pemain yang ikut seleksi. Kalau pakai sebelas lawan sebelas, pemain yang tidak mendapatkan bola tidak akan terlihat kemampuan bermainnya,” tambahnya.

Cucun melanjutkan, pihaknya akan mengoptimalkan beberapa pemain junior potensial. Utamanya mereka kelahiran 2000, 2001, dan 2002. Hal ini sesuai dengan ketentuan dari Liga 3 Jawa Tengah.

“Untuk pemain-pemain di Kudus yang kelahiran 2000 hingga 2002 saya sedikit banyak tahu. Jadi mungkin agak memudahkan dalam melakukan seleksinya,” jelasnya.

Selama proses seleksi, Cucun akan mencari 25 pemain yang dipersiapkan untuk memperkuat Persiku. Dengan patokan usia yang sudah diprioritaskan, Cucun juga memproyeksikan mereka bisa bermain dalam dua musim.

“Pemain muda yang akan menghuni Persiku, nantinya kami proyeksikan bisa bermain dalam dua musim. Sehingga dari beberapa sisi akan ada sebuah kesinambungan untuk tim Persiku Kudus,” tutupnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...