Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tim Pemburu Pelanggar PPKM Kota Bogor Bongkar Praktik Prostitusi

Ilustrasi

MURIANEWS, Jakarta – Tim Pemburu Pelanggar PPKM Kota Bogor membongkar dugaan praktik prostitusi di hotel kawasan Bogor. Sebanyak 24 pasangan muda-mudi bukan suami-istri diduga terkait praktik prostitusi diamankan petugas.

Dalam razia, petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi serta bukti percakapan transaksi prostitusi online melalui aplikasi pesan instan chat pada telepon seluler pasangan muda-mudi tersebut. Mereka kemudian dibawa ke Balai Kota Bogor untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah mengatakan, penindakan itu dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat. Di mana, mereka melihat banyak remaja keluar masuk hotel lokasi razia, dan diduga ada praktik prostitusi di sana.

“Kami dari Tim Gabungan Pemburu Pelanggar PPKM Kota Bogor mendalami laporan tersebut dan berdasarkan pendalaman lapangan. Kami melakukan razia di hotel yang terindikasi banyak menerima tamu untuk berbuat asusila,” katanya dikutip dari CNNIndonesia.com, Kamis (12/8/2021)

Setelah dilakukan pemeriksaan, beberapa pasangan tersebut terbukti melakukan praktik prostitusi online. “Transaksinya dengan menggunakan aplikasi pesan chat. Pesan chat itu ada pada masing-masing telepon seluler mereka, yang membuat janji di hotel ini,” ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, 24 pasangan muda-mudi tersebut akan dikenakan sanksi tindak pidana ringan (tipiring), sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Mereka dijerat pelanggaran asusila.

“Kami perdalam lagi sejauh mana mereka melakukan pelanggarannya, nanti di sidang tipiring. Untuk hotelnya juga kami kaji, kalau memang terbukti melakukan pelanggaran, kami berikan sanksi berupa teguran, peringatan, hingga penutupan sementara,” katanya pula.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNNIndonesia.com

Comments
Loading...