Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Disdikbud Minta Polres Tangkap Pelaku Tawuran Antarpelajar di Kendal

Potongan video kekerasan pelajar yang melakukan konvoi dan mengeroyok sesama pelajar di sebuah SPBU di wilayah Weleri. (Ayosemarang.com)

MURIANEWS, Kendal – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf meminta Polres Kendal untuk menangkap pelaku pengeroyokan atau pelaku tawuran antarpelajar Kendal yang viral di media sosial.

Permintaan tersebut dilontarkan lantaran ia merasa miris dan kecewa terhadap apa yang dilakukan para pelajar tersebut. Selain itu, langkah tersebut juga dianggap sebagai shock terapi supaya tidak terjadi kejadian serupa.

“Saya akan berkoordinasi dengan polres Kendal untuk mencari dan segera menangkap pelaku pengeroyokan ataupun pelaku tawuran pelajar supaya menjadi efek jera buat mereka ke depannya,” katanya seperti dikutip Ayosemarang.com.

Baca: Viral Video Kekerasan Pelajar Kendal saat Kelulusan, Kadisdikbud: Miris Lihatnya

Ia pun berharap video aksi pelajar konvoi dan tawuran pelajar yang viral dan menjadi perbincangan masyarakat tidak patut ditiru apalagi diulang.

“Jadi aksi konvoi maupun tawuran seperti itu tidak patut ditiru oleh anak didik-anak didik lainnya. Perbuatan itu menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan,” tegasnya.

Wahyu pun mengaku miris dan kecewa melihat kekerasan pelajar tersebut. Ia bahkan menilai apa yang dilakukan para pelajar tersebut sudah mencoreng dan menjadi ironi di dunia pendidikan.

“Saya resah dan miris setelah melihat video kekerasan pelajar tersebut. Sungguh tidak mencerminkan seorang pelajar, ini ironi bagi dunia pendidikan,” ungkapnya.

Ia menyayangkan aksi konvoi pelajar setelah pengumuman kelulusan beberapa bulan lalu yang seharusnya tidak dilakukan dengan cara seperti itu.

Baca: Duh Senangnya, Pelajar di Solo Diberi Hadiah HP Usai Suntik Vaksin Covid-19

“SMK dan SMA ini kan di bawah langsung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah tapi seharusnya setelah pengumuman kelulusan tidak melakukan hal seperti itu. Cara atau aksi mereka sudah nggak benar,” imbuhnya.

Menindaklanjuti video viral aksi pelajar tersebut, Wahyu akan langsung berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah hari ini juga.

“Hari ini juga saya akan langsung kontak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah untuk menyikapi kejadian ini. Sangat memalukan bagi dunia pendidikan khusus Kabupaten Kendal,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Ayosemarang.com

Comments
Loading...