Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Merapi Kembali Erupsi, BPPTKG Minta Penambangan di KRB III Dihentikan

Gunung Merapi kembali erupsi Selasa (10/8/2021). (Instagram/@BPPTKG)

MURIANEWS, Magelang – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat, Gunung Merapi kembali melakukan erupsi, Selasa (10/8/2021). Dalam erupsi kali ini, Merapi juga melontarkan material Vulkanik hingga radius tiga kilometer.

Hal itu diungkapkan BPPTKG melalui siaran pers di laman media sosial instagram @BPPTKG. Dalam catatanya tersebut, BPPTKG kembali mengingatkan potensi bahaya berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro

Selain itu mereka juga mengingatkan guguran lava sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

“Masyarakat (diminta) agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya dalam erupsi kali ini,” tulis BPPTKG.

Tak hanya itu, BPPTKG juga meminta masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. Termasuk mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar G. Merapi.

“Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan,” terangnya.

Sedangkan untuk pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi. Imbauan tersebut berlaku hingga status aktivitas Gunung Merapi normal kembali.

“Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tambahnya.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.