Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

184 Warga Binaan Lapas Pati Diusulkan Diberi Remisi Kemerdekaan

ilustrasi

MURIANEWS, Pati – Sebanyak 184 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Pati diusulkan untuk mendapatkan remisi kemerdekaan. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 197 warga binaan.

Kepala Lapas Kelas II B Pati Febie Dwi Hartanto mengatakan, pengajuan remisi ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) ini memang dikhususkan bagi warga binaan yang sudah mencukupi kriteria.

“Setelah kami lakukan pendataan, maka yang pantas untuk kami ajukan mendapatkan remisi ada sebanyak 184 warga binaan. Sementara untuk yang remisi asimilasi kami ajukan sebanyak 37 warga binaan,” katanya, Selasa (10/8/2021).

Dia menyebut, narapidana yang berhak mendapatkan remisi adalah yang telah memenuhi beberapa persyaratan. Di antaranya, napi harus sudah menjalani masa tahanan selama enam bulan ke atas, secara subtansi tidak pernah melanggar tata tertib.

“Yang menjalani masa hukuman di atas enam bulan bisa kita usulkan, tapi kalau melanggar tata tertib tidak bisa diajukan remisi,” ujarnya.

Menurutnya, remisi yang diberikan ini memang beragam, yakni sesuai dengan masa tahanan yang sudah dijalani oleh napi. Semakin lama berada di tahanan, maka semakin besar pula jumlah remisi yang dikeluarkan.

“Kalau di dalam (lapas) baru menjalani hukuman selama enam bulan, maka dapat remisi 15 hari. Kalau sudah menjalani hukuman selama enam bulan hingga satu tahun, mereka dapat remisi maksimal satu bulan,” terangnya.

Dia menambahkan, pemberian remisi khusus kemerdekaan tidak hanya sebatas mengurangi masa tahanan semata, tetapi juga dapat memicu narapidana menjadi pribadi yang lebih baik. Apalagi, remisi merupakan hak napi yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...