Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

HRS Bebas Hari Ini, Ini Kata Pengacara dan Polisi

Habib Rizieq Syihab (Istimewa/kuasa hukum Habib Rizieq)

MURIANEWS, Jakarta –  Beredar kabar, eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab bebas hari ini (9/8/2021). Kabar itu disampaikan Kuasa Hukum HRS, Aziz Yanuar.

Dilansir Detik.com, Aziz mengatakan, sedianya HRS bebas setelah menjalani penahanan atas kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat dan Megamendung, Jawa Barat. Pembebasan itu merujuk pada vonis Pengadilan Tinggi Jakarta.

“Harusnya demikian (HRS besok Senin bebas) demi hukum,” kata Aziz Yanuar kepada wartawan, Minggu (8/8/2021).

Namun, ternyata Rizieq masih belum bisa bebas. Pengacara HRS, Ichwan Tuankotta mengatakan Rizieq kembali menjalani penahanan untuk kasus swab palsu RS Ummi berdasarkan penetapan ketua pengadilan tinggi.

“Belum, Habib dilakukan penahanan kembali untuk perkara yang berbeda,” ujar pengacara Rizieq, Ichwan Tuankotta saat dihubungi, Senin (9/8/2021).

Ichwan menjelaskan masa penahanan Rizieq di kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung memang sudah habis. Namun Rizieq harus kembali menjalani penahanan selama 30 hari ke depan untuk kasus swab palsu RS Ummi.

“Harusnya memang bebas beliau hari ini. Karena perkara kerumunan Petamburan dan Megamendung Hakim Pengadilan Tinggi menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur, dan karena sudah habis masa penahanannya. Tapi kemudian Ketua Pengadilan Tinggi melakukan penetapan penahanan 30 hari ke depan terhadap perkara RS Ummi. Sungguh zalim,” sambung Ichwan.

Sementara, Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan saat ini, HRS masih di Rutan Bareskrim.

Sebelumnya, Aziz Yanuar menyebut Rizieq seharusnya tidak ditahan untuk kasus tes swab palsu RS UMMI Bogor. Itu karena Habib Rizieq mengajukan banding dalam kasus ini dan belum inkrah. “Kan beliau (di kasus swab palsu RS UMMI) tidak ditahan oleh putusan PN,” katanya.

Diketahui dalam kasus kerumunan Petamburan, HRS divonis 8 bulan penjara. HRS dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran terkait kerumunan di Petamburan yang dianggap melanggar aturan mengenai pandemi COVID-19 terkait acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya.

“Mengadili, menyatakan Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana,” ujar hakim ketua Suparman Nyompa saat membacakan surat putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5).

Sementara dalam kasus kerumunan di Megamendung, HRS divonis denda Rp 20 juta subsider 5 bulan kurungan. Dia dinyatakan terbukti tidak patuh protokol kesehatan dan menghalang-halangi petugas COVID-19 saat mendatangi pondok pesantren miliknya di kawasan Megamendung, Kabupaten Bogor.

“Mengadili, menyatakan Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah,” ujar hakim ketua Suparman Nyompa saat membacakan surat putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana denda sejumlah Rp 20 juta subsider 5 bulan kurungan,” kata hakim Suparman.

Sementara itu, dalam putusan banding, PT Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) atas nama terdakwa Moh Rizieq alias Habib Muhammad Rizieq Shihab. Alhasil, Rizieq tetap didenda Rp 20 juta di kasus kekarantinaan kesehatan.

“Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur Nomor 226/Pid.Sus/2021/PN.Jkt.Tim tanggal 27 Mei 2021 yang dimintakan banding tersebut,” demikian putusan PT Jakarta, Rabu (4/8/2021).

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...