Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Berdayakan Petani Lokal, Pemuda Kudus Ini Bikin Produk Jahe Merah Instan Kaya Akan Manfaat

Yuli Susanto (28) saat mengemas produk Jahe Merah Instan siap seduh miliknya. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Minuman berbahan dasar rempah – rempah menjadi salah satu minuman yang diburu banyak orang di saat pandemi ini. Namun, tak sedikit pula orang yang malas meminum rempah-rempah, lantaran proses pembuatannya pun cukup berbelit-belit.

Alhasil, peluang tersebut kini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan membuat produk minuman rempah – rempah instan atau siap seduh.

Salah satunya yakni pemuda bernama Yuli Susanto (28) warga Desa Cranggang, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus yang kini mempunyai brand minuman rempah-rempah instan bernama Akaloka. Salah satu produknya yakni jahe merah instan.

Jahe merah sendiri memiliki segudang manfaat baik untuk tubuh. Seperti meningkatkan daya tahan tubuh, meredakan flu, pilek, ataupun batuk, meredakan masuk angin, melancarkan peredaran darah, hingga mengatasi rasa mual ataupun perut kembung.

Anto sapaan akrabnya menceritakan produk jahe merah instan tersebut sudah dibuat semenjak awal pandemi tahun 2020 lalu. Ide tersebut tercetus lantaran dirinya ingin memberdayakan petani-petani rempah lokal yang berada disekitarnya. Selain itu, juga ingin mengangkat nilai jual dari rempah lokal para petani.

“Saya ambil bahan baku rempahnya dari pengepul rempah yang mengambil langsung dari petani lokal desa. Karena lokasi saya di lereng gunung Muria ini memang banyak warga yang berprofesi sebagai petani, ” katanya, Minggu (8/8/2021).

Proses pembuatan jahe merah instan (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

Ia menjelaskan proses pembuatan jahe merah instan memerlukan waktu yang cukup lama. Jahe yang sudah dibersihkan dan dikupas, kemudian dihaluskan menggunakan blender dengan dicampur air secukupnya.

“Setelah diblender didiamkan 3 sampai 5 jam. Setelah mengendap baru proses pemasakan, ” ucapnya.

Saat proses pemasakan, jahe yang telah diendapkan beberapa jam itu, dicampur dengan bahan rempah lain. Yakni serai, dan kayu manis serta dicampur dengan gula secukupnya.

“Saat proses memasak diaduk terus dan memerlukan waktu sampai 2,5 jam untuk menjadi bubuk. Setelah itu didiamkan kembali hingga proses pengemasan. Jadi setelah jadi tinggal seduh menggunakan air hangat, ” ucapnya.

Kini produknya telah mulai mendapatkan tempat di masyarakat berbagai daerah. Baik di sejumlah kota yang ada di Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Kalimantan. Selain produk jahe merah instan, ada juga kunyit bubuk dan sirup kunir asem.

“Kami jual melaui online, ada di Instagram @akaloka_official dan sejumlah marketplace online lain juga ada. Harganya sangat terjangkau 200 gram jahe merah instan hanya Rp 23 ribu, ” pungkasnya.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...