Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Barcelona Optimis Bisa Melewati Tahapan PosMessi Dengan Baik

Laporta harus berpisah dengan Lionel Messi.(twiter.com)

MURIANEWS, Barcelona- Tim Barcelona sudah harus memulai tahapan PosMessi (setelah Messi), usai ‘perginya’ sang bintang. Sebuah tahapan yang dipastikan juga tidak akan mudah bagi Barcelona.

Presiden Barcelona, Joan Laporta menyatakan, pasca Messi dinyatakan tidak bisa bergabung, bukan berarti klub sudah terbebas dari masalah margin tanggihan gaji. Sebab, tanpa kontrak terhadap Lionel Messi, Barcelona tetap masih menghadapi masalah itu.

“Sekarang (tanpa-Lionel Messi), Kami akan memiliki margin kecil untuk menemukan solusi. Bahkan tanpa Leo kami masih memiliki margin gaji. Tanpa Leo, untuk 25 juta gaji baru masuk, 100 juta lagi harus masuk,” ujar Laporta, seperti yang diberitakan Marca.

Manajemen Barcelona, menurutnya sedang bekerja keras untuk bisa mengurangi sebagian tagihan gaji pemain. Hal itu tidak mudah karena para pemain memiliki kontrak yang masih berlaku.

Selain itu, para pemain sebelumnya telah menjalani kebijakan restrukturisasi gaji. Sehingga untuk meminta pemain bersedeia dikurangi gajinya, juga tidak akan mudah.

Laporta mengakui, Barcelona saat ini menghadapi beban berat menyusul masalah-masalah yang timbul sebelumnya. Namun pihaknya menyatakan akan terus berusaha untuk bisa mengatasi persoalan yang terjadi.

Upaya-upaya yang dilakukannya sebagai presiden klub Barcelona, sejauh ini sudah keras. Namun khusus terkait dengan soal Messi, menurutnya hal itu sudah diluar dari jangkauan kemampuannya.

“Saya selalu mengatakan bahwa kami akan melakukan yang terbaik dalam kemungkinan keuangan klub. Buktinya adalah, kami mencapai kesepakatan dengan Messi, tetapi kami tidak diizinkan untuk mendaftarkannya di LaLiga karena margin gaji,” ujar Joan Laporta lagi.

Selanjutnya Laporta mengingatkan untuk semua pihak di Barcelona, untuk tidak sekali kali mengulang sebuah malapetaka warisan seperti yang saat ini terjadi. Warisan dari kepemimpinan yang lama, yang harus diselesaikannya.

Terkait dengan masalah Messi, dirinya mengaku memiliki waktu tidak sampai 6 bulan. Angka-angka yang diketahuinya dan hasil audit pada gilirannya membuat dirinya tersudut.

Pihaknya dalam hal ini juga tidak ingin membuat harapan palsu pada Messi. Ada batas waktu bagi Messi untuk melakukan opsi lain. Lionel Messi juga butuh waktu untuk mempersiapkan diri untuk melakukan opsi lain yang dipilihnya itu. Leonel Messi sudah memberikan semuanya untuk Barcelona. Tapi situasi tidak memungkinkan.

Meski kehilangan Messi adalah sebuah pukulan berat, namun Laporta tetap optimis Barcelona akan bisa kembali bangkit. Meski tetap harus diakui, tidak ada yang bisa menggantikan Lionel Messi dalam hal ini.

“Kami telah melalui segalanya dalam 122 tahun, dan kami selalu berhasil melewatinya. Saya yakin tahap PosMessi akan sangat bisa kami lewati dengan sukses,” katanya penuh optimisme.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Marca

Comments
Loading...