Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Anggota DPRD Jateng Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih ke Sektor Pertanian

Petani melakukan panen padi menggunakan alat panen belum lama ini. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS,Semarang – Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Denny Septiviant meminta pemerintah memberikan perhatian lebih pada sektor pertanian.

Ini lantaran, sektor pertanian di desa relatif masih menjadi serapan tenaga kerja dan juga bisa tetap berkembang di tengah pandemi Covid-19.

“Selama pandemi Covid-19 tahun 2020 jumlah tenaga kerja di sektor pertanian meningkat 2,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya

Seperti yang ada beberapa daerah seperti Kabupaten Grobogan, di mana sektor pertanian masih menjadi tulang punggung serapan tenaga kerja.  Terlihat, dari banyaknya migrasi pengangguran dari perkotaan yang terserap ke sektor pertanian di desa.

“Sektor pertanian terbukti memiliki daya tahan dan penyelamat pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Yang tidak terkontraksi selama pandemi tahun 2020 lalu ataupun triwulan pertama di tahun 2021,” jelasnya.

Pihaknya mendampingi Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng KH Ubaidillah Shodaqoh juga menggelar panen perdana padi organik Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) NU di Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Rabu (4/8/2021) lalu.

Dalam kesempatan itu, KH Ubaidillah Shodaqoh menyampaikan, masyarakat tidak  bisa membahas perkembangan teknologi informasi, jikakecerdasan anak bangsa menurun akibat konsumsi bahan makanan yang tidak thayyibah (tidak baik).  Sebab, kandungan bahan-bahan kimia sintetis yang bisa  merusak sel-sel tubuh manusia.

“Karena itu kami mengajak petani untuk kembali ke alam dengan pertanian organik. Seperti petani NU di jateng langkahnya sudah tepat. Selain hasil panen padi yang lebih baik, pipik organik buatan LPP NU juga sudah teruji ramah lingkungan dan bisa ramah lingkungan, ” ungkapnya.

Sementara ketua PWNU Jawa Tengah HM Muzamil meminta agak warga NU yang masih memiliki sawah untuk dimanfaatkan, dan dipertahankan, serta untuk tidak dijual.

“Mau putra-putrinya bercita-cita menjadi guru, dokter, atau apapun profesi yang lain. Tapi, jangan sampai meninggalkan lahan pertaniannya. Dawuh Rais Akbar NU Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari bahwa petani adalah penolong negeri,” imbuhnya.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor : Supriyadi

Comments
Loading...