Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kesaksian Guru SMP Muhammadiyah 1 Kudus Tentang Muamar Qadafi, Pelatih Badminton Guatemala di Olimpiade 2020

Muamaf Qadafi saat berada di arena Olimpiade 2020, Tokyo. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Pelatih bulu tangkis Guatemala, Muamar Qadafi masih menjadi perbincangan, setelah sukses membawa Kevin Cordon maju ke semifinal Olimpiade 2020. Muamar Qadafi, merupakan alumni SMP Muhammadiyah 1 Kudus tahun 1997.

Semasa sekolah, sosok yang satu ini dikenal sebagai pribadi yang baik dan pandai bermain bulu tangkis. Hal ini sangat diingat betul oleh Basuki, guru PPKN di SMP Muhammadiyah 1 Kudus yang sempat mengajar Qadafi. Basuki bahkan bisa dibilang menjadi saksi hidup kisah sosok Muamar Qadafi.

Menurut Basuki, Qadafi merupakan sosok yang cerdas dan pandai bermain bulu tangkis. Qadafi masuk di SMP Muhammadiyah 1 Kudus sejak duduk di bangku kelas satu hingga kelas tiga. Tepatnya di tahun ajaran 1994 sampai akhirnya lulus tahun 1997.

“Semasa sekolah anaknya lain dari yang lain. Qadafi anaknya cerdas dan prestasi akademiknya bagus. Selain itu sering masuk final lomba bulu tangkis antar sekolah. Selalu masuk final tetapi kalah dengan sesama atlet PB Djarum yang sekolah di SMP Kanisius,” katanya, Kamis (5/8/2021).

Berbicara soal bulu tangkis, Basuki memang mengenal kemampuan Qadafi. Sebab, dia sering mengantarkan Qadari mengikuti lomba bulu tangkis. Tepatnya sejak tahun 1994. Diantaranya saat dirinya mengantarkan Qadafi berlomba di GOR Djarum Kaliputu, Kudus.

“Kalau boleh saya bilang, Qadafi itu berbeda dengan atlet-atlet lain, karena dia bisa bagi waktu antara sekolah dengan latihan. Apalagi dia kan masuk sekolahnya kan telat ya, karena harus latihan dulu jam enam sampai sembilan pagi. Setelah itu baru masuk sekolah. Tetapi dia bisa mengikuti. Saya menyaksikan sendiri karena sudah mengajar Qadafi sejak kelas satu sampai kelas tiga,” terangnya.

Selain pintar di akademik dan pandai bermain bulu tangkis, Basuki melihat sosok Qadafi sebagai muslim yang taat beragama. Menurutnya ibadah salat Qadafi bagus.

Dia mengaku bangga pernah mengajar Qadafi, yang akhir-akhir ini diketahui terlibat dalam event Olimpiade. Dirinya juga terharu ketika mengetahui bahwa muridnya itu menjadi pelatih bulu tangkis di Guatemala, dan berhasil mengejutkan di Olimpiade 2020.

“Kami ada rencana juga dengan Qadafi untuk webinar bersama. Hal itu untuk memotivasi anak-anak SMP Muhammadiyah 1 Kudus. Supaya anak-anak tidak minder dan tahu bahwa sekolah di swasta itu juga bisa mengukir prestasi,” tambahnya.

Sementara itu, Muamar Qadafi membenarkan jika dulunya sering masuk final lomba bulu tangkis antar sekolah yang digelar di GOR Djarum Kaliputu Kudus. Yakni pada rentang tahun 1994 hingga 1997.

“Iya pernah masuk final tapi kalah dengan sesama atlet PB Djarum yang beda sekolah,” katanya, Kamis (5/8/2021).

Mengenai rencana awebinar bersama guru dan siswa SMP Muhammadiyah 1 Kudus, Qadafi mengaku bersedia. Dia mengaku senang jika memang bisa sharing bersama guru dan adik kelas.

“Iya Insha Allah siap. Saya merasa senang jika bisa sharing dan memberi motivasi,” imbuhnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...