Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ganjar Kini Riwa-riwi Pakai Nissan Navara Berlogo BPBD, di Mana Innova Kesayangannya?

Gubernur Ganjar Pranowo keluar dari mobil Nissan Navara yang kini sering digunakan. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selalu identik dengan Kijang Innova sebagai mobil yang digunakan dalam sehari-hari. Bahkan sejak menjabat gubernur pada periode pertama, Innova selalu menjadi mobil dinasnya.

Namun, dalam beberapa waktu terakhir, mobil Innova kesayangan Ganjar itu tidak kelihatan. Ia lebih banyak menggunakan mobil Nissan Navara untuk ­riwa-riwi.

Mobil double cabin itu berwarna hitam dengan logo BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) pada lambung mobil. Mobil ini terlihat digunakan Ganjar untuk berbagai kegiatan kedinasan, dan kunjungan ke berbagai daerah.

Lalu apa Ganjar sudah bosan dengan Innova?.

Arfan, sopir Ganjar mengakui jika beberapa hari terakhir Ganjar lebih memilih menggunakan Navara. Ia menyebut, Ganjar memerintahkan agar Innova untuk sementara diistirahatkan dulu.

Bagasi Nissan Navara yang digunakan Ganjar berisi sembako. (MURIANEWS/Istimewa)

Ia menyebut, bukan karena bosan, melainkan Ganjar membutuhkan mobil yang bisa mengangkut sembako.

“Bapak yang minta ganti Navara, katanya biar bisa membawa sembako di bagasi,” kata Arfan.

Mobil Navara yang dinaiki Ganjar itu memang sering membawa sejumlah barang di bagasi belakang. Ada beras, minyak goreng, mi instan, sarden, vitamin dan berbagai kebutuhan lain. Barang-barang itu selalu diberikan Ganjar kepada warga yang membutuhkan.

Ini terlihat ketika Ganjar meninjau pembangunan rumah tak layak huni di Grobogan, Selasa (3/8/2021) kemarin. Ganjar langsung meminta ajudannya menurunkan beras dan sembako lain untuk dibantukan pada warga yang rumahnya baru diperbaiki.

Begitu juga saat Ganjar ke Solo yang juga baru mendapat bantuan RTLH, Kamis (4/8/2021) kemarin. Ganjar juga meminta ajudannya menurunkan sembako dari mobil untuk diberikan pada warga di sana.

Pun saat Ganjar mengecek pembagian BST di Boyolali. Saat ada warga yang sepuh mengambil bantuan, Ganjar langsung meminta ajudannya memberikan beras.

Sukiyem menjadi salah satu warga Boyolali yang mendapat sembako dari Ganjar saat mengambil BST kantor kecamatan. Saat itu Sukiyem wadul Ganjar jika butuh bantuan untuk beli beras.

Ganjar langsung menawari Sukiyem untuk beras. Sejumlah pejabat yang ada di sekitarnya kebingungan karena tak melihat Ganjar membawa beras atau juga tak ada mobil muatan sembako yang mengikuti.

“Itu mobil saya sekarang saya isi beras, sembako dan lainnya. Buat bantu-bantu masyarakat,” kata Ganjar .

Arfan mengakui telah hafal dengan kebiasan Ganjar ini, sehingga, setiap ada jadwal Ganjar kunjungan ke luar kota, dirinya selalu sibuk menyiapkan sembako di mobil itu.

“Jadi kalau bapak mau kunjungan ke daerah-daerah, saya selalu menyiapkan sembako di mobil. Soalnya pasti ditanyakan saat ada warga yang membutuhkan, bapak selalu kasih,” imbuh Arfan.

Dikatakannya, setiap kali menggunakan Navara, Ganjar selalu duduk di kursi depan di samping sopir. Sementara kursi tengah, digunakan duduk ajudannya.

Seringkali beberapa kepala daerah kecele saat menyambut Ganjar. Mereka berdiri di samping pintu tengah bagian mobil, sementara yang keluar dari dalam adalah ajudan.

“Sering sekali seperti itu, mereka nunggu di depan pintu tengah mobil, eh yang keluar ajudan. Bapak senyum-senyum saja saat keluar dari pintu depan,” kenangnya.

 

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...