Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kudus Belum Berani Buka PTM, Bupati: Tunggu Pusat Agar Tak Ditegur Lagi

Simulasi PTM di salah satu SMP di Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengakui belum berani memberikan izin kepada sekolah-sekolah di Kudus untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Meskipun saat ini jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus terus mengalami penurunan.

Bahkan Bupati Kudus HM Hartopo mengakui untuk menggelar simulasi PTM saja, pihaknya belum berani, karena menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Untuk simulasi saja kami belum berani, karena belum ada kebijakan terkait hal ini dari pemerintah pusat,” kata Hartopo, Kamis (5/8/2021).

Ia mengatakan, kebijakan seperti itu harus tetap menunggu petunjuk dari pemerintah pusat, sekalipun jumlah pasien aktif terus berkurang dan desa berstatus zona hijau terus bertambah.’

“Kami masih menunggu petunjuk teknis dari pusat, karena hingga saat ini belum disinggung oleh pemerintah pusat, sehingga kami belum berani memutuskan dan mengeluarkan izin,” ujarnya.

Hanya, lanjut Hartopo, apabila kebijakan tersebut diserahkan kepada daerah, pihaknya bisa mengupayakan dengan sederet aturan protokol kesehatan ketat.

Mulai dari memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan mengatur sedemikian rupa jam belajar dan kapasitas siswa yang masuk.

“Namun karena sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat dan Kudus juga masih menjadi perhatian pemerintah pusat, maka lebih baik menunggu keputusan dari pusat agar tidak ditegur lagi,” ujar dia.

Kabupaten Kudus, lanjut Hartopo sebelumnya berada di zona merah, karena adanya lonjakan kasus besar-besaran di Juni 2021 lalu.

“Mungkin pembelajaran tatap muka baru bisa dilaksanakan ketika sudah berada di zona hijau atau kuning,” tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kudus Harjuna Widada mengakui sekolah di daerah itu memang berharap bisa segera menyelenggarakan sekolah tatap muka. Hanya, lebih dari itu pihaknya tetap mengkhawatirkan kesehatan dari para siswa.

“Kami masih mengkhawatirkan kesehatan anak-anak, namun persiapan PTM terus dilakukan. Para guru juga sudah banyak yang divaksin Covid-19 sehingga persiapan di masing-masing sekolah juga sudah maksimal,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...