Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Usai Bawa Kevin Cordon ke Semifinal Olimpiade Tokyo, Muammar Qadafi Ingin Melatih di Indonesia

Moamar Qadafi bersama Kevin Cordon pebulutangkis dari Guatemala.(MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Muammar Qadafi, pelatih bulutangkis asal Solo, berhasil membawa pebulutangkis asal Guatemala, Kevin Cordon hingga ke babak semifinal Olimpiade Tokyo 2020. Berakhirnya Olimpiade 2020, juga menandai berakhirnya kontrak dirinya sebagai pelatih Guatemala.

Hal ini disampaikan olehnya kepada MURIANEWS, saat menghubunginya via telepon. Saat ini, kontraknya bersama Federasi Bulutangkis Guatemala, dipastikan sudah berakhir.

“Setelah ini belum tahu mau kemana. Sebenarnya saya sudah pamit dari Guatemala karena kontrak saya sudah selesai hingga Olympic ini,” katanya, Rabu (4/8/2021).

Pihaknya tidak menampik jika saat ini sudah bisa menerima tawaran apabila ada klub atau pihak lainnya yang menginginkan jasanya untuk melatih. Bahkan jika memang ada yang menginginkan, dirinya juga berkeinginan untuk bisa melatih di Indonesia saja. Termasuk melatih Tim Nasional Indonesia.

“Iya kalau ada tawaran saya sudah bisa ambil. Karena sudah tidak terikat kontrak dengan Guatemala. Semoga suatu hari nanti juga bisa melatih Timnas Indonesia,” ujarnya, menambahkan.

Secara kualitas, Muamar Qadafi menyebut, dari sisi kualitas bibit pemain Indonesia jauh lebih bagus dibandingkan dengan di Guatemala. Pemain-pemain Indonesia memiliki kemampuan fisik dan tehnik yang lebih unggul.

BACA JUGA: Pelatih Bulu Tangkis Guatemala di Olimpiade Tokyo, Ternyata Alumni SMP Muhammadiyah 1 Kudus

“Atlet Indonesia jauh lebih baik. Apalagi Indonesia negara bulu tangkis yang memiliki banyak atlet potensial dengan fasilitas lengkap,” terang Muammar Qadafi.

Bisa dikatakan, atlet bulu tangkis Indonesia unggul di semua aspek. Akan tetapi, hal itu tetaplah harus dilandasi dengan progam atau proyek yang jelas bagi atlet.

“Proyek di sini menyangkut banyak hal. Baik aspek penunjang untuk turnamen, maupun aspek psikis atlet dan gizi bagi atlet,” ungkapnya.

BACA JUGA: Raih Emas Olimpiade 2020 Tokyo, Apriyani Rahayu Dapat Lima Ekor Sapi

Muammar Qadafi berharap Indonesia terus menciptakan generasi bulu tangkis berkelas dunia seperti saat ini. Semua nomor pertandingan Indonesia harus bisa mengembangkannya menjadi lebih baik.

“Selain itu bisa menjaga tradisi emas juga di Olympic. Dan tradisi itu tidak hanya satu emas, tapi bisa lebih banyak lagi. Memang tidak mudah. Tetapi harus berusaha,” pungkasnya.

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Budi erje

Comments
Loading...