Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Polisi Amankan Pelaku Teror Wafer Berisi Silet di Jember

Ilustrasi Pria Misterius. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Jember – Pria misterius pelaku penebar teror wafer berisi silet hingga isi staples yang dibagikan ke anak-anak di Kabupaten Jember, Jawa Timur akhirnya ditangkap kepolisian setempat. Diketahui, pria itu berinisial AG.

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya mengatakan AG ditangkap pada Selasa (3/8) siang dan langsung dibawa ke Mapolres Jember untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dilansir CNNIndonesia.com Penangkapan itu bermula dari adanya laporan warga Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember Jawa Timur. Teror wafer isi silet ini menggegerkan warga Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Baca Juga: Hati-hati, Muncul Teror Wafer Berisi Silet di Jember, Polisi Lakukan Penyelidikan

Ada dua anak di wilayah itu mendapatkan tiga bungkus wafer dari seorang pria. Anak-anak tersebut diberi wafer saat sedang bermain di depan rumah, Jumat (30/7/2021) lalu. Tanpa menaruh curiga, anak-anak itu memakan wafer tersebut. Saat gigitan pertama seorang anak merasakan benda keras terselip di antara lapisan wafer.

“Lalu dimuntahkan. Dari situlah akhirnya di dalam wafer diketahui ada potongan silet dan isi staples,” kata Heri, saat dikonfirmasi Selasa (3/8).

Setelah dibuka dan diperiksa satu per satu, ternyata ditemukan banyak potongan silet dan isi staples terselip di antara lapisan wafer. Padahal, kemasan jajanan itu terbungkus dengan rapi.

Komang mengatakan dari keterangan pelaku, aksinya itu dilatarbelakangi untuk menolak bala.

“Menolak bala, informasinya seperti itu,” kata Komang.

Berdasarkan keterangan pelaku, kata Komang, yang bersangkutan mengaku pernah mendapat kiriman makanan serupa. Tersangka tidak membeberkan identitas rinci orang yang memberikan makanan itu. Kemudian, sebagai tolak bala, tersangka pun melakukan hal yang sama.

“Terduga pelaku ini sering dikirim makanan juga, jadi kemudian membuat hal tersebut. Wafer kemudian dibeli, dibuka isinya kemudian disisipi barang-barang tajam,” tutur Komang.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: CNNIndonesia.com

Comments
Loading...