Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Di Kudus Ada 15 Ribu Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Berapa yang Dapat Subsidi Gaji Masih Diverifikasi

Peserta BPJS Ketenagakerjaan mengisi data secara daring di Kantor BPJS Ketenagakerjaan beberapa waktu lalu. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pemerintah memberikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau subsidi gaji bagi pekerja di wilayah yang menerapkan PPKM level 3 dan 4. Kabupaten Kudus saat ini masuk di wilayah yang menerapkan PPKM level 3.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Multanti ketentuan mengenai BSU ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2021.

Multanti menjelaskan, di Kabupaten Kudus ada 15 ribu peserta BPJS Ketenagakerjaan. Namun, pihaknya tidak dapat memastikan apakah keseluruhannya mendapat bantuan BSU ini.

“Kami dari BPJS Ketenagakerjaan hanya memberikan pendampingan berupa data saja. Untuk Kabupaten Kudus sejauh ini ada 15 ribu sekian yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,” katanya, Selasa (3/8/2021).

Saat ini, jumlah peserta yang bakal menerima BSU tengah diverifikasi, sehingga belum diketahui secara pasti jumlahnya.

Besaran subsidi gaji yang akan diberikan yakni Rp 500 ribu dan dibayarkan langsung untuk dua bulan. “Satu orang dapat satu juta. Dicairkan secara akumulasi untuk dua bulan,” ujarnya.

Di dalam Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 pada Pasal 3 dijelaskan penerima BSU merupakan pekerja atau buruh. Di poin itu dijelaskan juga persyaratan penerima BSU terdiri dari WNI yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Baca: Subsidi Gaji Pekerja di Wilayah PPKM Level 4, BPJS Ketenagakerjaan Kudus Tunggu Regulasi

Lalu, merupakan peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Juni 2021, mempunyai gaji atau upah paling banyak Rp 3,5 juta per bulan, bekerja di wilayah pemberlakuan PPKM level 3 dan level 4, dan diutamakan bekerja di sektor usaha industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate.

Selain itu bekerja di sektor perdagangan dan jasa. Kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, sesuai dengan klasifikasi data sektoral di BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian dijelaskan di pasal 3A ayat 3 untuk pekerja di wilayah dengan upah minimum lebih besar dari Rp 3,5 juta, BSU yang diterima paling banyak sebesar upah minimum kabupaten atau kota.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...