Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ketua DPRD Jepara Siap Pinjamkan Toyota Camry untuk Kawinan Berprokes

Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif berfoto di samping mobil dinasnya Toyota Camry yang boleh dipinjam untuk kawinan. (MURIANEWS/Haizul Ma’arif)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah pusat telah memutuskan Kabupaten Jepara masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Salah satu kelonggarannya adalah diizinkannya resepsi pernikahan, meski tamu undangan dibatasi hanya 20 orang dan menerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Mengapresiasi hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara, Haizul Ma’arif meminjamkan mobil dinasnya untuk pasangan yang akan melangsungkan akad pernikahan.

Gus Haiz, sapaan akrabnya, menyatakan mobil dinas yang dipinjamkan itu Toyota Camry bernomor polisi K 11 C. Tidak hanya itu, Gus Haiz juga menyiapkan sopir dan menggratiskan biaya bahan bakar.

“Saya sejak dilantik sudah memang sudah seperti itu. Di sisi lain, ini juga sifatnya kita berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Guz Haiz, Selasa (3/7/2021).

Ia mengaku gembira dengan masuknya Jepara pada PPKM Level 3, sehingga ia ingin membagi kegembiraan itu bersama seluruh lapisan masyarakat Jepara.

Menurutnya, mobil jenis sedan itu dapat dipakai calon mempelai pengantin kapan saja. Terutama saat akhir pekan. Calon pengantin hanya perlu mengirimkan surat permohonan meminjam mobil untuk melaksanakan akad nikah.

“Sebelumnya kan orang ingin melaksanakan pernikahan belum bisa (ditunda), padahal sebenarnya boleh, tapi maksimak 20 orang. Nah ini, karena sudah boleh kita ingin membantu masyarakat Jepara dengan menyiapkan mobil dinas yang dapat dipinjam untuk keperluan pernikahan,” jelas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Gus Haiz memprioritaskan peminjam mobil dinasnya adalah warga Jepara. Terutama mereka yang kurang mampu.

“Diprioritaskan untuk warga asli Jepara, syaratnya tinggal ajukan surat permohonan serta lampiran fotokopi KTP. Ini dikhususkan untuk yang kurang mampu,” imbuhnya.

Kendati demikian, Guz Haiz berpesan, kegiatan pernikahan yang tetap harus sesuai dengan standar protokol kesehatan yang ditetapkan pada masa pandemi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...