Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Coba Kabur, Eh Malah Terpeleset dan Tercebur Kolam, Pasien Covid-19 Meninggal

Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 di gedung bekas Puskesmas Bambanglipuro Bantul, DIY (MURIANEWS/Humas Bantul)

MURIANEWS, Bantul –  Pasien COVID-19 dari RS Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bantul dilaporkan meninggal dunia saat mencoba melarikan diri, Selasa (3/8/2021) pagi. Diketahui pasien tersebut adalah Agus Riyadi, 41, warga RT 06, Demi Gendengan Bendo, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, DIY.

Dilansir Solopos.com, Agus kali pertama diketahui kabur dari rumah sakit pada pukul 05.00 WIB. Pihak rumah sakit kemudian mencari di sekitar rumah sakit. Ternyata, Agus ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di dasar kolam ikan di belakang RSLKC.

Direktur RSLKC, Tarsisius Glory mengungkapkan Agus adalah pasien rujukan dari selter Niten yang baru dirawat di RSLKC pada Senin(2/8/2021). Ia mencoba kabur dengan menjebol kaca aluminium di lantai atas bangsal perempuan pada Selasa pagi. Sebelumn itu,  Agus sempat mendapatkan perawatan nebulisasi pada Senin (2/8/2021) malam.

“Jadi jam 10 malam itu kami sempat nebulisasi terhadapnya. Mungkin setelah itu, karena kondisinya mulai membaik, yang bersangkutan kemudian mulai berencana kabur,” kata Glory, Selasa (2/8/2021).

Sebelum kabur dan tercebur ke kolam ikan, Glory mengungkapkan Agus sempat terlihat mondar-mandir dan mencari cara untuk kabur. Namun, pasien yang dirawat di lantai bawah tersebut, belum bisa kabur karena banyak pegawai yang masih bekerja menambah ruang rawat.

“Karena sampai jam 02.30 WIB, masih ada pekerja yang menyelesaikan pekerjaan mereka. Setelah itu, yang bersangkutan naik ke bangsal perempuan, dan kebetulan disana tidak ada kamera CCTV,” jelas Glory.

Ia menduga Agus terpeleset saat hendak kabur dari RSLKC. Sebab tidak ada tanda-tanda penganiayaan di jenazahnya. Selain itu, saat dirujuk ke RSLKC, Agus adalah pasien yang mengalami desaturasi.

“Mungkin saat turun dari atas, ia menginjak sesuatu tapi ternyata kecebur kolam. Jenazahnya sendiri ditemukan di dasar kolam,” papar Glory.

Menurut Glory, pihaknya langsung menghubungi pihak keluarga dan polisi setelah memastikan jenazah itu Agus. Oleh rumah sakit, jenazah Agus kemudian dirukti.

“Baru jam 11 kami berangkatkan jenazah untuk dimakamkan dengan protokol kesehatan,” kata Glory.

Lebih jauh, Glory mengaku akan mengevaluasi keamanan RSLKC. Rencananya, pagar RSLKC akan ditinggikan agar tidak ada lagi pasien yang kabur. “Teralis di atas sebenarnya sudah ada. Yang jelas nanti kami akan tingkatkan keamanan,” ucap Glory.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...