Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Normalisasi Sungai Juwana Telan Rp 58 Miliar, Progresnya Sudah 88 Persen

Excavator mengeruk sedimentasi Sungai Juwana. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Pemerintah pusat telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 58 miliar untuk normalisasi Sungai Juwana sepanjang 10,4 kilometer. Pengerjaan dimulai dari sungai yang membentang di Desa Talun, Kecamatan Kayen, hingga Jembatan Tanjang, Kecamatan Gabus, Pati.

Project Manager Normalisasi Sungai Juwana Priyono Styawan mengatakan, saat ini progress normalisasi sudah mencapai 88 persen. Bahkan pihaknya yakin, normalisasi bisa rampung sebelum dari target yang ditetapkan yakni 17 Oktober.

“Total panjang proyeknya mencapai 10.400 meter. Bentuknya berupa pengambilan sedimen atau galian alur dan pembuatan tanggul,”ujarnya.

Dia mengaku sempat terkendala cuaca. Pada Desember sampai Maret pihaknya sempat kesulitan bekerja lantaran terjadi air pasang dari laut. Sehingga setelah masuk musim kemarau pihaknya berupaya mempercepat proses pengerjaan.

“Kalau untuk target pengerjaannya sendiri mencapai 420 hari kalender. Agar target terpenuhi dengan baik, kami bahkan sampai lembur. Pengerjaan bisa sampai jam sepuluh malam. Sementara untuk alat berat kami terjunkan sedikitnya 21 unit,” terangnya.

Pihaknya juga menggunakan sistem per titik agar proses pengerjaan bisa lebih maksimal. Seperti pada tanggul kiri telah dikerahkan 12 unit alat berat, sementara sisanya ditempatkan pada tanggul kanan.

“Kebetulan sedimen terbanyak saat ini berada di tanggul kiri, sehingga alat kami kerahkan lebih banyak yang bagian kiri sungai,” katanya.

Proyek itupun diharapkan dapat mengatasi persoalan banjir yang hampir setiap tahun terjadi. Proses normalisasi Sungai Juwana juga banyak didorong agar dapat dituntaskan secara menyeluruh. Sungai besar yang melintasi Kabupaten Pati itu sendiri memiliki panjang 62 kilometer.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...