Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bocah 9 Tahun di Demak Diperkosa Kakek 75 Tahun, Tangan Kaki Diikat dan Mulut Dilakban

Ilustrasi

MURIANEWS, Demak – Seorang bocah berusia sembilan tahun di Kabupaten Demak menjadi korban pemerkosaan tetangganya sendiri berinisial K (75).

Saat melancarkan aksinya, kakek bejat tersebut juga mengikat tangan dan kaki korban. Bahkan mulut korban dilakban supaya tidak berteriak.

Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Agil Widiyas Sampurna menjelaskan, aksi memilukan tersebut terjadi Jumat (23/7/2021) lalu sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian korban tengah sendirian lantaran pengasuhnya sedang keluar rumah untuk mengantarkan bambu.

“Untuk kronologi singkatnya, korban yang berusia 9 tahun tadi ditinggal kerja oleh ibu (pengasuh) yang kerjanya setiap hari mengantarkan bambu. Saat ditinggal mengantarkan bambu, rumahnya kosong dan si adik sendirian, kemudian datanglah pelaku,” kata Agil seperti dikutip Detik.com.

Awalnya, lanjutnya, pelaku mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang. Karena iming-iming tersebut korban akhirnya mendekat. Dari situ, pelaku langsung mengikat tangan dan kaki korban, termasuk melakban mulut korban.

Rupanya ulah pelaku tidak spontan. Kepada polisi, pelaku mengaku sudah mengawasi korban sekitar satu tahun terakhir.

“Karena pelaku sudah dalam waktu satu tahun melihat korban ini. Ada gairah terhadap anak, korban ini,” terang Agil.

Agil menjelaskan pelaku sempat kabur usai keluarga korban melapor ke polisi. Namun polisi menangkap pelaku dengan bantuan informasi masyarakat dan Kades setempat.

“Atas inisiatif warga, kami dibantu atas informasi masyarakat yang bersangkutan pelaku berhasil diidentifikasi dan sempat kabur melarikan diri. Kemudian berhasil diamankan dibantu oleh pak lurah dan warga yang lain,” terang Agil.

Kakek K selanjutnya akan dijerat pelanggaran Pasal 81 Ayat (2) dan 82 Ayat (1) Jo 76E UU No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya hukumannya 15 tahun penjara.

Sementara kakek K yang dihadirkan saat memberikan keterangan, tidak banyak bicara. Ia hanya menundukkan kepala saat diwawancara wartawan, dan sering memberikan keterangan berbeda dengan saat ditanya oleh pihak kepolisian.

“Akan memberikan uang Rp 4 ribu (kepada korban),” ujar K saat ditanya iming-iming uang yang akan diberikan kepada korban.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Detik.com

Comments
Loading...