Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Penyaluran Dipercepat, 93.400 Keluarga Terdampak Covid-19 Sukoharjo Terima Bantuan Beras 10 Kg

Ilustrasi. Petugas menyiapkan beras bantuan untuk dibagikan kepada para penerima. (MURIANEWS)

MURIANEWS, Sukoharjo – Sebanyak 93.400 keluarga penerima manfaat (KPM) di Sukoharjo bakal menerima bantuan beras lebih cepat. Hal ini setelah Pemkab Sukoharjo mempercepat penyaluran bantuan beras kepada warga terdampak Covid-19.

Berdasarkan data yang ada, 93.400 KMP penerima bantuan tersebut berasal dari dua kelompok, yakni KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang tersebar di 167 desa/kelurahan.

Sesuai aturan yang ada, setiap KPM menerima 10 kilogram beras yang berasal dari Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Bantuan beras yang disalurkan warga tidak mampu jenis medium dari Bulog. Masing-masing keluarga menerima 10 kg beras untuk meringankan beban hidup warga tidak mampu akibat Covid-19,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Bantuan dan Jaminan Sosial Dinsos Sukoharjo, Sukimin seperti dikutip Solopos.com.

Sementara penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak mendapatkan bantuan beras. Mereka telah menerima bantuan pangan dari pemerintah secara rutin. Jumlah KPM program BPNT di Kabupaten Jamu lebih dari 5.000 keluarga.

Penyaluran bantuan beras menerapkan protokol kesehatan guna mencegah persebaran Covid-19. Pemerintah desa/kelurahan bersama satgas di tingkat desa/kelurahan membantu proses penyaluran bantuan beras kepada warga terdampak Covid-19. Pengambilan bantuan beras secara bergiliran untuk menghindari kerumunan.

“Kami tak ingin muncul klaster baru saat penyaluran bantuan beras. Satgas di tingkat desa/kelurahan bakal mengawasi penyaluran bantuan beras agar tak terjadi kerumunan,” ujar dia.

Bantuan beras tersebut diharapkan mampu meringankan beban hidup masyarakat tidak mampu yang makin terimpit akibat pembatasan kegiatan masyarakat. Percepatan penyaluran bantuan beras sesuai instruksi pemerintah pusat untuk menjaga kelangsungan hidup warga terdampak pandemi Covid-19.

Ada beragam bansos yang digelontorkan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat di tengah kebijakan PPKM Level 4. Selain bantuan beras, pemerintah juga memperpanjang pencairan BST dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa.

“Optimalisasi bansos reguler seperti PKH dan BPNT dilakukan ditambah bantuan beras kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19,” papar dia.

Sekda Sukoharjo, Widodo, mengatakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sukoharjo telah menyumbang bantuan kebutuhan pokok senilai Rp200.000 per orang. Bantuan kebutuhan pokok itu berupa beras, mi goreng, gula pasir, teh celup dan minyak goreng.

Hal itu bagian dari wujud solidaritas dan partisipasi para ASN bagi warga terdampak Covid-19. Saat ini, kata dia, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat harus bergandengan tangan demi memutus mata rantai penularan Covid-19.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Comments
Loading...