Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Rumah Sakit di Pati Mulai Lega, Tapi Warga Masih Takut Berobat Gara-Gara Corona

Direktur RS Mitra Bangsa memeriksa bagian pendaftaran pasien. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten pati beberapa pekan lalu, membuat hampir semua rumah sakit di Pati over kapasitas. Bahkan ada pasien yang terpaksa harus menunggu di luar ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan perawatan.

Namun, saat ini kondisinya sudah berbeda. Pati tidak lagi masuk zona merah, melainkan zona oranye. Bed occupancy rate (BOR) atau ketersediaan tempat tidur yang semula penuh, saat ini sudah longgar. Selain itu, jumlah pasien Covid-19 juga mengalami penurunan.

Direktur RS Mitra Bangsa Suworo Nurcahyono mengatakan, kondisi rumah sakit saat ini sebagian besar memang sepi. Hanya ada beberapa pasien, baik umum maupun pasien Covid-19.

“Di rumah sakit kami ada 24 pasien, lima di antaranya adalah pasien Covid-19. Kondisinya sepi dibanding beberapa pekan lalu,” katanya, Senin (2/7/2021).

Sepinya rumah sakit ini, memang tidak seperti biasanya. Hal itu dimungkinkan karena masyarakat takut untuk berobat di  rumah sakit. Apalagi, sebelumnya memang banyak pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

“Mukin saja masyarakat takut berobat di rumah sakit. Atau memang masyarakat sehat semuanya. Kita berpikir positif lah,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengaku, untuk pelayanan rumah sakit saat ini sudah kembali normal. Kendati demikian, tetap ada pemisahan antara pasien yang masuk  Covid-19 dan masuk pasien biasa. Untuk tempat tidur pasien Covid-19 juga disediakan hanya 22 bed.

“Tetap ada pemisahan, karena tidak mungkin kalau pasien dicampur. Tapi untuk pasien Covid-19, kami kembalikan seperti semula, yaitu hanya 22 bed. Total kami ada 116 bed,” terangnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...