Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Petani di Grobogan Meninggal Kecebur Sumur Saat Nyiram Jagung di Sawah

 

Polisi sedang melakukan pemeriksaan di lokasi terceburnya petani di sumur. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Suasana di areal sawah Dusun Bangiwetan, Desa Sambongbangi, Kecamatan Kradenan, Grobogan, mendadak gempar. Ini menyusul adanya seorang petani yang meninggal dunia lantaran tercebur sumur di sawahnya, Minggu (1/8/2021), sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban diketahui bernama Ngadiman (57), warga setempat.

Informasi yang didapat menyebutkan, sebelum kejadian, korban bersama anak istrinya, Rasmi (54) dan Riviani (26) sedang mengocor atau menyiram tanaman jagung di sawah.

Setelah tandon berkurang untuk ngocor, korban bermaksud mengambil air ke sumur yang jaraknya sekitar 25 meter.

Tidak lama kemudian, anak dan istri korban mendengar suara seperti ada benda yang terjatuh ke dalam air. Setelah ditengok, keduanya tidak melihat korban di sekitar sumur.

Selanjutnya, keduanya bergegas menuju ke sumur. Namun, saat itu, keduanya tidak melihat korban karena kondisi sumur airnya cukup dalam.

Melihat kondisi ini, keduanya segera berteriak minta tolong pada para warga yang ada di sekitar lokasi kejadian.

Mendengar teriakan tersebut, warga segera berdatangan ke lokasi untuk melakukan pertolongan. Warga kemudian berinisiatif mencari mesin pompa untuk menyedot air yang ada di dalam sumur.

Setelah air terkuras, salah satu warga memberanikan diri masuk ke dalam sumur dan akhirnya berhasil mengevakuasi tubuh korban.

Namun setelah diperiksa, korban ternyata sudah meninggal dunia. Peristiwa itu selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kapolsek Kradenan AKP Lamsir mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban.

Diperkirakan, korban tercebur sumur dengan posisi kepala terlebih dahulu karena ada luka lecet pada ubun-ubun dan pelipis kiri.

“Dugaan awal, korban meninggal dunia karena terpeleset saat mengambil air di sumur. Dari keterangan istri dan anaknya, korban mempunya riwayat sakit epilepsi dan dalam minggu-minggu ini sering kambuh. Setiap kambuh, tubuh korban kejang-kejang,” jelasnya.

 

Reporter: Dani Agus

Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...