Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

INFO KAMPUS

Mahasiswa Unnes Sulap Cangkang Telur Jadi Kosmetik Cegah Penuaan Dini

Proses pembuatan collagen face spray dari cangkang telur. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Cangkang telur yang dianggap sebagian orang kurang bernilai, siapa sangka bisa dimanfaatkan oleh sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Mereka adalah, Zakiya Ayu Nisa, Elsa Nurul Safitri, Ikfina Kamelia Rizqi, Dafina Eka Claradia Tassabila, serta Maya Indah Sulistyowati.

Mereka, tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemenristekdikbud di bawah bimbingan dr Eny Widhia Agustin yang lolos Dana Hibah PKM 2021.

Kelima mahasiswa tersebut, menyulap sampah organik tersebut menjadi produk kosmetik face spray yang diklaim bisa mencegah penuaan dini, dengan cara menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.

Mahasiswa Unnes membuat collagen face spray dari cangkang telur. (MURIANEWS/Istimewa)

Zakiya, Ketua Tim PKM menyebut, selama ini membran cangkang telur ayam belum dimanfaatkan sebagai produk kosmetik. Padahal dalam membran tersebut memiliki kandungan collagen yang dapat membantu menjaga kelembapan dan elastisitas kulit.

“Karena itulah kami terinspirasi membuat produk kosmetik collagen face spray, produk pelembab wajah yang mengandung kolagen untuk mencegah penuaan kulit,” ujarnya.

Eny, selaku dosen pembimbing menambahkan, pada dasarnya kulit membutuhkan hidrasi dan nutrisi yang tepat. Produk collagen face spray ini merupakan produk perawatan kulit berbentuk spray atau semprot yang berfungsi meningkatkan hidrasi kulit.

“Selain itu juga bisa turut menutrisi serta meregenerasi sel-sel kulit agar menjadi lebih lembab dan sehat,” terangnya.

Pihaknya bersama kelompok PKM yang dibina pun berharap produk ini bisa diterima masyarakat luas. Produk tersebut, juga diharapkan bisa menjadi inovasi produk kosmetik yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia.

“Karena diketahui bersama sebagian besar kulit kering menjadi masalah wanita di daerah tropis. Kami juga berharap Tim PKM ini bisa lolos sampai Pekan Ilmiahnya Mahasiswa Nasional (PIMNAS),” pungkasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...