Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Untuk Pertama Kalinya, Senyawa Alami Ganja Diperbolehkan di Arena Olimpiade

Beberapa produk CBD yang saat ini sudah dipasarkan.(twitter.com/NGIndonesia)

MURIANEWS, Madrid- Cannabidiol atau lebih dikenal dengan CBD, adalah senyawa alami dari ganja. Di arena Olimpiade 2020, konon senyawa ini sudah diizinkan untuk boleh digunakan para atlet.

Olimpiade 2020 Tokyo, dengan demikian tidak hanya menjadi yang pertama untuk cabang olahraga baru seperti skate board dan selancar air. Namun juga menjadi yang pertama bagi diizinkannya CBD digunakan oleh para atlet.

Media Spanyol Marca menyebutkan, Badan Anti Doping Dunia sudah mengizinkan CBD ini digunakan sejak 2018. CBD sendiri diperoleh dari bunga tanaman ganja. Bahan ini menonjol karena efek analgesic dan efek menenangkan yang ditimbulkannya.

Dan di Olimpiade 2020 Tokyo penggunaan CBD sudah tidak dilarang, untuk menunjang kinerja olahraga para atlet yang bertanding. Badan Anti Doping Dunia (WADA) sejak 2018 telah menghapus CBD dari daftar zat terlarang.

Selama ini, ada banyak atlet dunia yang menyatakan telah menggunakan CBD untuk memulihkan tubuh mereka usai berkompetisi atau latihan. Dari atlet-atlet itu antara lain adalah petinju Mike Tyson, atlet MMA Nate Diaz, pemain skateboard Tony Hawk dan Andy Macdinald.

Lantas apasih sebenarnya CBD itu? Cannabidiol atau CBD adalah salah satu dari 113 cannabinoid yang terdapat pada tanaman Cannabis Sativa. Tanaman ini lebih dikenal dengan nama tanaman ganja.

CBD sendiri diambil dari bagian bunga dari tanaman ganja. Pada zat ini dipastikan tidak mengandung tetrahydrocannabinol (THC) yang merupakan bahan psikoaktif yang ada dalam ganja.

Untuk THC sendiri merupakan bahan psikoaktif dalam ganja yang sering disalah gunakan. Bahan ini sampai saat ini masih tetap masuk dalam daftar hitam, yang dilarang oleh WADA.

Untuk CBD diperoleh dengan melalui proses pengepresan dan perubahan suhu, sehingga diperoleh minyak yang mengandung sifat terapeutiknya. Kemudian, minyak yang didapatkan lalu diekstrasi.

Minyak inilah yang bisa digunakan dalam bentuk murni atau ditambahkan ke bahan lain seperti balsam, untuk dinikmati manfaatnya. CBD ini diketahui memiliki sejumlah sifat.

CBD yang diketahui mengandung segudang vitamin, mineral dan asam lemak, bahkan sudah diakui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menonjol karena sifat analgesik dan sifat menenangkannya. Tentunya sebelum dikonsumsi dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Selain itu juga memiliki sifat anti-inflamasi, yang bisa membantu mengurangi peradangan otot dan persendian. Kemudian juga mendukung pemulihan tubuh setelah latihan olahraga.

CBD ini juga bisa memberi sifat relaksasi. Penggunaannya bisa mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan istirahat. Bahan ini juga memiliki sifat analgesic, yang bisa mengurangi rasa sakit, menghindari munculnya mual, merangsang napsu makan, membuat nyenyak tidur dan melawan insomnia.

Lainnya, CBD ini juga membantu mengurangi kecemasan. Artinya, seandainya anda bukan atlet sekalipun, juga diperbolehkan mengkonsumsi bahan ini.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: Marca

Comments
Loading...