Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Kandang di Grobogan Terbakar 13 Ribu Ayam Terpanggang, Penjaga Terluka dan Kerugian Rp 1,2 Miliar

Sebuah kandang ayam di Desa Ledokdawan Grobogan terbakar. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Kebakaran menimpa sebuah kandang ayam potong di Dusun Batur, Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer, Grobogan, Minggu (1/8/2021) dini hari. Kabakaran itu, selain menghanguskan bangunan, juga memangkan 13 ribu ekor ayam di dalamnya.

Kandang itu diketahui milik warga bernama Titin Eny (41). Belasan ribu ayam yang ikut terbakar, umurnya sudah 22 hari sehingga kerugian yang diderita cukup besar.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Meski demikian, satu penjaga kandang yang bernama Joko Asmono (42) sempat terkena sambaran api dan mengalami luka bakar.

“Dalam kejadian ini, ada satu orang penjaga kandang mengalami luka bakar ringan di bagian leher, jari tangan kiri dan jari kaki kiri saat berusaha menyelamatkan barang di dalam kandang,” jelas Kapolsek Geyer, AKP Danang Esanto.

Dijelaskan, sebelum kejadian, Joko Asmono dan rekannya Adam Teodhi (19), mengambil air untuk kebutuhan kandang, sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah itu, Adam pulang ke rumah yang lokasinya tidak jauh dari kandang. Sedangkan Joko beristirahat di gudang dekat kandang.

Sekitar pukul 03.30 WIB, Joko sempat mencium bau benda terbakar. Kemudian, dia bergegas keluar dan melihat bagian barat kandang sudah terbakar.

Selanjutnya, dia memberitahukan kejadian itu pada pemilik kandang dan Adam, serta diteruskan pada pihak kepolisian.

Dalam waktu singkat, kandang ayam yang terbuat dari kerangka dari kayu jati dan lantai bambu serta dinding terpal, sudah dilalap api. Joko yang mencoba menyelamatkan dan memadamkan, justru terkena api.

Amuk kebakaran baru bisa teratasi setelah ada dukungan armada damkar dari Pos Induk Purwodadi. Sekitar pukul 07.00 WIB, kebakaran kandang ayam bisa teratasi.

“Dari pemeriksaan di lokasi kebakaran, sumber api diduga berasal dari korsleting kipas atau blower kandang sisi barat. Untuk tafsir kerugian material diperkirakan mencapai Rp 1,2 miliar,” sambungnya.

Terkait peristiwa itu, Danang mengimbau kepada warga agar senantiasa waspada terhadap bahaya kebakaran.

Dia mengingatkan warga agar memeriksa kompor, bediang untuk memastikan kondisinya sudah tidak menyala, sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, pengecekan peralatan listrik juga perlu dilakukan guna mencegah terjadinya kebakaran.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...