Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

INFO KAMPUS

Hebat! Mahasiswa Unsoed Purwokerto Ciptakan Yoghurt Peningkat Imun Pasien Covid-19

Produk Yompimpah, berserta bahan baku yoghurt dan rempah yang digunakan sebagai bahan dasar (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Banyumas – Empat mahasiswa farmasi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Banyumas, Jawa Tengah berhasil menciptakan inovasi yoghurt dari bahan baku jamu dan rempah – rempah.

Mereka yakni, Vania FK Rohmadi, Khairunnisa Nur Ar Royani, Sherina Audry, Yasmine Zahra Shabira, dan Muhammad Irfan Rafif Pratama yang menamai produk tersebut ‘Yompimpah’.

Untuk diketahui, riset di bawah bimbingan dosen farmasi Dr.rer.nat. apt. Harwoko, M.Sc, ini memenangkan ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan.

Yompimpah juga dipercaya bisa meningkatkan imunitas pasien Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri. Inovasi tersebut sekaligus menjawab tantangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk turut terlibat dalam penanganan Covid-19.

Sherina Audry mengatakan, timnya telah melakukan studi literatur dan mengetahui jika yoghurt kaya akan probiotik yang bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Yang kemudian dipadu dengan bahan rempah atau jamu seperti kunyit, jahe dan kayu manis.

“Jamu yang pahit kami kemas dengan rasa yang lebih lezat. Sehingga bisa lebih disukai oleh kalangan anak muda, ” katanya Sabtu (31/7/2021).

Ia menjelaskan, senyawa kurkuminoid yang terdapat pada kunyit terbukti bermanfaat sebagai immunostimulan yang bisa meningkatkan jumlah leukosit dalam sirkulasi darah.

Kulit batang kayu manis, lanjut Sherina, mengandung minyak atsiri yang berguna sebagai antibakteri dan antioksidan. Sedangkan jahe mengandung senyawa gingerols, shogaols dan zingerones yang dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.

“Produk Yompimpah juga menggunakan madu yang mengandung flavonoid untuk menangkal radikal bebas dan immunomodulator. Yoghurt yang terkandung dalam Yompimpah juga baik untuk pencernaan, ” jelasnya.

Saat ini, produk Yompimpah telah dijual secara online di Purwokerto dan Yogyakarta. Satu botol Yompimpah 330 mililiter dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 15.000.

“Awal Agustus nanti, kami akan bagikan produk kami ke sejumlah kelompok KKN, untuk disebarluaskan gratis bagi pasien isolasi mandiri di Purwokerto, ” imbuhnya.

Sherina mengungkapkan, produk Yompimpah sudah dijual secara daring di Purwokerto dan Yogyakarta. Satu botol Yompimpah ukuran 330 mililter dijual dengan harga Rp 15.000.

“Awal Agustus besok, kami akan bagikan produk kami ke sejumlah kelompok KKN untuk disebarkan secara gratis bagi pasien isoman di Purwokerto,” ujarnya.

Untuk diketahui riset tersebut dibawah bimbingan dosen farmasi Harwoko dan berhasil memenangkan ajang Pekanbaru Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bidang Kewirausahaan 2021 yang di Direktorat Jenderal Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Editor: Supriyadi

Comments
Loading...