Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Gadis Usia 20 Tahun di Mlonggo Jepara Diduga Jalankan Investasi Bodong, Rp 4 Miliar Uang Korban Raib

Massa yang mengaku korban investasi bodong di Mlonggo Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Seorang gadis berinisial YA (20) warga Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Jepara digeruduk  orang, Jumat (30/7/2021). Mereka menagih uang investasi yang dijanjikan YA yang sampai sekarang tak kunjung sampai tangan mereka.

Berdasarkan informasi dari Polsek Mlonggo, malam kemarin sekitar pukul 19.30 WIB, rumah YA yang terletak persis di sebelah barat Pasar Mlonggo itu, digeruduk massa. Mereka meminta pertanggungjawaban atas investasi yang sudah dibayarkan.

Kapolsek Mlonggo AKP Chipto mengatakan, semalam pihaknya sudah membubarkan massa. “Sementara diduga dia (YA) melakukan praktik investasi bodong,” kata Chipto saat ditemui di rumah YA.

Tak tanggung-tanggung, kerugiannya ditaksir mencapai Rp 4 miliar. Sedangkan, YA hingga kini belum mau menemui para investor.

Pihaknya mengatakan, tadi pagi datang lagi massa yang juga mengaku sebagai korban. Kemudian, pihaknya menyarankan untuk melapor ke Polres Jepara.

Sore ini, sekitar pukul 15.00 WIB, massa kembali datang dengan tuntutan yang sama. Jumlahnya lebih dari 50 orang. Beruntung, pihak kepolisian bisa mengurai massa.

Namun, mereka memaksa masuk rumah dan membawa sejumlah barang-barang milik terduga pelaku. Seperti kasur dan barang-barang lainnya.

“Tadi ada yang maksa masuk rumah. Ambil kasur dan lain-lain. Tapi tak suruh kembalikan. Ini pintunya saya paku dari dalam,” ujar Chipto.

Tetapi, pengakuan dari pihak keluarga ada barang dagangan di warung YA yang hilang.

Baca: Korban Dugaan Investasi Bodong di Mlonggo Jepara Diperkirakan 500 Orang Lebih

Pantauan MURIANEWS, sore ini rumah YA tampak dijaga ketat oleh polisi. Sejumlah pot bunga pecah akibat kena amuk massa. Hingga berita ini ditulis, polisi masih berjaga-jaga di TKP.

Sejumlah orang diduga korban masih memantau rumah YA dari kejauhan. Sementara itu, YA tidak diketahui keberadaannya.

Polisi tidak bisa memastikan di mana YA saat ini. “Kami menduga akan ada massa yang datang lagi,” pungkas Chipto.

 

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...