Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Vaksinasi di Jepara Terus Digenjot, Tapi Stoknya Menipis

Proses vaksinasi di Kabupaten Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Sayangnya, jumlah vaksin yang tersedia terus menipis.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara, sampai saat ini stok vaksin yang ada hanya tinggal 5.000 dosis. Padahal, target harian bisa mencapai 3.000 dosis vaksin tersalurkan.

Dian Kristiandi, Bupati Jepara, menyampaikan jumlah warganya yang sudah tervaksin sampai kini mencapai 218.175 jiwa. Atau baru 16 persen dari target seluruh warga yang akan divaksin.

“Sisa 5.000 ini akan diselesaikan dalam dua hari, karena target yang mesti diselesaiakan dalam sehari itu dikisaran 3.000. Makanya ini kami komunikasi dengan pemerintah provinsi,” kata Andi di sela-sela memantau vaksinasi massal di Desa Rengging, Jumat (30/7/2021).

Kepada Pemerintah Provinsi Jateng, Bupati Dian Kristiandi meminta agar segera mengirimkan vaksin lagi. Mengingat animo masyarakat dalam mengikuti vaksinasi sangat tinggi. “Hari ini saja di satu tempat ini ada 700 warga yang divaksin,” kata Dian.

Menipisnya jumlah vaksin yang tersedia mengakibatkan vaksinasi dosis kedua tersendat. Di Puskesmas Kedung II misalnya, kini sudah tidak melayani lagi vaksinasi dosis pertama. Pasalnya, sisa dosis yang ada hanya untuk suntikan kedua.

“Vaksin yang masih ada di kami saat ini untuk dosis kedua yang jatuh tempo mulai 21 sampai 27 Juli 2021. Yang jadwal vaksin kedua mulai tanggal 28 Juli dan seterusnya sudah tidak ada vaksinnya,” kata Kepala Puskesmas Kedung II, Suhadi.

Saat ini masih ada 160 dosis vaksin Covid-19. Namun, jumlah warga yang mesti menerima vaksin dosis kedua pada 21 sampai 27 Juli 2021, sebanyak 410 orang.

“Vaksin yang masih untuk dosis kedua sampai tanggal 27 Juli saja masih kurang. Harapan kami segara dapat tambahan vaksin lagi,” imbuh Suhadi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...