Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemilik Tak Mampu Lunasi Utang di Bank, Gudang di Kudus Dilelang Rp 4,6 Miliar

Proses eksekusi pengosongan gudang toko bangunan yang ada di Desa Jepang, Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Sebuah gudang toko bangunan di Jalan Suryo Kusumo, Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus dieksekusi Pengadilan Negeri Kudus, Jumat (30/7/2021) siang. Eksekusi pengosongan tersebut dilakukan lantaran, setelah gudang itu dilelang bank karena pemilik tidak bisa melunasi kredit.

Pemilik toko bangunan tersebut, diketahui bernama Puji Astuti, warga Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Pihak bank telah melakukan lelang gudang tersebut, setelah pemilik dianggap tidak sanggup melunasi utang.

Gudang dengan luas tanah sekitar 2.000 meter persegi itu dilelang seharga Rp 4,6 miliar dan dimenangkan oleh Mustain, warga Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Kuasa hukum pemenang lelang Agus Nurudin mengatakan, lelang itu telah dimenangkan pada Desember 2020 lalu.

Namun setelah dilakukan mediasi dan dilakukan pemanggilan oleh Pengadilan Negeri Kudus sang pemilik meminta waktu serta berencana akan membeli kembali gudang tersebut.  Pihaknya juga sudah bersedia memberikan waktu selama tiga bulan.

“Tapi sampai jangka waktu yang sudah ditentukan 1 Juli 2021 akhirnya terlewati, dan kami minta untuk segera dikosongkan. Sebenarnya sudah hampir satu bulan lalu kami meminta untuk dikosongkan,  tapi ditunda karena pandemi dan hari ini baru bisa dilaksanakan (eksekusi),” katanya.

Eksekusi pengosongan gudang itu, lanjut Agus, akhirnya bisa berjalan dengan lancar tanpa ada perlawanan.

Sementara Ketua Pengadilan Negeri Kudus Singgih Wahono menjelaskan, eksekusi ini dilakukan setelah ada keputusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.

“Yang pada pokoknya menjamin kepastian hukum dari para pencari keadilan. Dalam hal ini, termohon degan sukarela menyerahkan objek sengketa kepada pemohon,” ungkapnya.

Sedangkan Kapolsek Mejobo AKP Cipto menyebut, dalam eksekusi ini dikerahkan 50 personel gabungan Polres dan Kodim 0722/Kudus.

“Sebelumnya juga telah dilakukan mediasi di Balai Desa Jepang, berjalan aman dan lancar. Dan pihak pemilik juga sudah tidak keberatan,” tandasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...