Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Badminton Olimpiade 2020: Mimpi Mewujudkan Indonesian Final Kandas, Tersisa 3 Peluang

Pasangan ganda putra Indonesia, Moh Ahsan-Hendra Setyawan, sore ini bertanding di babak semifina.(twitter.com/holopiscom)

MURIANEWS, Tokyo– Mimpi besar tim Indonesia untuk bisa mewujudkan Al-Indonesian final di cabang bulutangkis akhirnya kandas. Harapan itu pupus menyusul kekalahan tunggal putra Jonathan Cristie.

Jonthan Cristie gagal mengikuti jejak Anthoni Sinisuka Ginting yang berhasil melaju ke babak 8 besar tunggal putra. Jonathan kalah di babak 16 besar dari pebulu tangkis China Shi Yuqi.

Jonathan pada pertandingan itu bahkan harus jatuh bangun, dan akhirnya menyerah dalam dua set langsung. Shi Yuqi menang dengan skore 21-11 dan 21-9. Kekalahan telak bagi Jonathan Cristie tentu saja.

Dengan kekalahan Jonathan ini, maka Indonesia tinggal menyisakan Anthony S Ginting di sektor tunggal putra. Anthony pada pertandingan sebelumnya berhasil menang atas tunggal Jepang Kanta Tsuneyama.

Berbeda dengan Jonathan yang kewalahan, Anthony sebaliknya seperti belum mendapatkan lawan sesungguhnya. Pemain andalan Indonesia ini sukses menggasak Kanta dengan skore 21-18 dan 21-14 dalam waktu hanya 49 menit saja.

Kemenangan ini menghantarkan Anthony S Ginting melaju ke babak perempat final. Selanjutnya Anthony Sinisuka Ginting akan menghadapi Anders Antonsen di babak perempat final tunggal putra.

Harapan All Indonesian final sebelumnya diharapkan juga bisa terjadi di nomor ganda putra. Namun menyusul kekalahan Kevin Sanjaya-Marcus Gedeon, kini harapan Indonesia hanya tertumpu pada pasangan Moh Ahsan-Hendrawan, yang berhasil maju ke semifinal.

Pada pertandingan semi final, Moh Ahsan-Hendrawan akan menghadapi pasangan China Taipe, Lee-Wang. Pasangan ini adalah yang sempat mengalahkan Kevin-Marcus di pertandingan penyisihan grup beberapa waktu lalu.

Lawan Moh Ahsan-Hendrawan merupakan pasangan rangking ke-3 dunia. Pada pertemuan terakhir mereka di BWF Tour Final 2020 yang digelar 2021 di Bangkok, mereka menang dari pasangan Indonesia.

Pertemuan dua pasangan ini tentu akan menjadi menarik, mengingat dari sisi kualitas dan peringkat mereka tidak jauh berbeda. Lee-Wang berada tepat dibawah peringkat Moh Ahsan-Hendra yang berada di peringkat 2 dunia.

Kesempatan ini diharapkan bisa digunakan oleh pasangan Indonesia untuk bisa melakukan revans dari lawannya. Dengan kemenangan, paling tidak ada satu medali lagi yang dipastikan bisa dibawa kontingen Indonesia dari arena Olimpiade 2020.

Pemenang dalam laga Ahsan-Hendra vs Lee Yang- Wang Chi lin, selanjutnya akan bertanding di Final melawan pemenanga duel antara Li Junhui-Liu Yuchen (China) vs Aaron Chia-Soh Wooi Yik (Malaysia).

Indonesia kini tinggal menyisakan 3 peluang di nomor ganda putra, ganda putri dan tunggal putra. Dari tiga nomor bulutangkis ini diharapkan Indonesia masih bisa menambah medali dari arena Olimpiade 2020.

Pasangan ganda putra Indonesia ini akan bertanding pada Jum’at (30/7/2021) sore. Sedangkan untuk pasangan ganda putri Indonesia akan bertanding pada Sabtu (31/7/2021). Greysia Polii-Apriyani Rahayu akan bertarung di semifinal melawan Lee So hee-Shin Seung chan.

Demikian pula untuk nomor tunggal putra. Pemain andalan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting akan menjalani pertandingan perempat final melawan Anders Antonsen, Sabtu (31/7/2021).

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Dari Berbagai Sumber

 

Comments
Loading...