Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Buka Dapur Umum, Penyandang Disabilitas Mental di Pati Siapkan Ribuan Telur Rebus ke Nakes dan Relawan Covid-19

Para penyandang disabilitas mental membantu mengupas dan mengemas telur untuk nakes. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati-  Puluhan penyandang disabilitas mental yang berada di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Mental (BRSPDM) Margo Laras Pati, membuka dapur umum.

Setiap hari, mereka merebus ribuan butir telur yang kemudian didistribusikan pada para tenaga kesehatan (nakes) dan relawan Satgas Covid-19 di sejumlah rumah sakit dan puskesmas, termasuk para relawan pemulasaraan jenazah.

Setidaknya ada 25 orang penyandang disabilitas mental yang dilibatkan dalam aksi sosial tersebut, dari total 101 penyandang disabilitas mental di BRSPDM Margo Laras Pati.

Kepala BRSPDM Margo Laras Jiwaningsih mengatakan, dapur umum tersebut sudah dibuka sejak Jumat (23/7/2021) lalu. Itu berdasarkan intruksi Menteri Sosial (Mensos) agar ada keterlibatan lembaga rehabilitasi mental untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.

“Atas instruksi Mensos, kami membuat dapur umum untuk membantu menyuplai asupan protein dalam bentuk telur rebus bagi para nakes dan relawan,” ujarnya, Kamis (29/7/2021).

Untuk merebus ribuan butir telut itu, para penyandang disabilitas mental hanya diperkenankan untuk membantu. Sedangkan pengendali utama tetap dari pegawai yang berada di BRDPDM Margo Laras.

“Selain pegawai, kami melibatkan penyandang disabilitas mental, atau kalau istilah awamnya ODGJ (orang dengan gangguan jiwa),” kata Jiwaningsih

Dia menyebut, para penyandang disabilitas mental diberi peran untuk membersihkan, merebus, dan mengemas telur.

“Terkait sasaran distribusinya, kami koordinasi dulu dengan Dinsos, Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan untuk menentukan mana yang perlu kami berikan bantuan protein dalam bentuk telur rebus ini,” tandas dia.

Imam Burhan Robil Asari (34), salah satu penyandang disabilitas mental asal Kediri mengaku senang bisa membantu menyiapkan telur rebus.

“Tidak sulit. Saya bantu packing telurnya,” kata pria yang baru tiga bulan menjalani rehabilitasi di Margo Laras ini.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...