Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Mesin Pencetak Kartu Kependudukan Dilounching, Bupati Jepara Minta di Semua Kecamatan Tersedia

Bupati Jepara Dian Kristiandi mencoba mencetak E-KTP di mesin AMD. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jepara meluncurkan layanan terbaru. Yaitu mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (AMD).

AMD merupakan mesin yang bisa digunakan untuk mencetak berbagai dokumen Adminduk (Administrasi kependudukan). Seperti Kartu Keluarga, KTP-el, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Mesin ini ditempatkan di Mall Pelayanan Publik (MPP). Lokasinya masih dalam satu komplek Pendapa RA Kartini Jepara.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara Sri Alim Yuliatun mengatakan, penggunaan mesin ADM di semua Disdukcapil di Indonesia merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan visi besar Ditjen Dukcapil Kemendagri, yaitu Dukcapil Go Digital.

Dalam Dukcapil Go Digital ini, semua pelayanan Adminduk diarahkan untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi secara maksimal. Sehingga pelayanan semakin cepat, mudah, murah dan transparan.

“Penggunaan ADM ini juga sejalan dengan upaya kita membudayakan kebiasaan baru di masa pandemi dengan mengurangi sebanyak mungkin kontak fisik antar manusia. Harapannya tentu selain kualitas pelayanan semakin meningkat, juga pandemi segera berakhir,” kata Alim Yuliatun.

Pihaknya menambahkan, pencetakan satu kartu kependudukan membutuhkan 2-5 menit. Sedangkan, mesin itu dapat dipakai selama jam kantor masih berjalan.

Sementara itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi, menuntut layanan prima dari Disdukcapil Jepara. Khusus ADM ini, pihaknya meminta agar segera disosialisasikan kepada masyarakat secara masif.

“Sekilas mesin ini sama dengan mesin ATM tetapi ternyata ada beberapa perbedaan operasionalnya, karena menyangkut data kependudukan. Untuk itu, masyarakat harus terus didampingi dalam penggunaan mesin ini bisa optimal”, kata Andi.

Selain itu, Andi juga mewanti-wanti agar Disdukcapil menekan praktik percaloan. Dirinya meminta agar praktik nakal itu dihilangkan. Sehingga masyarakat bisa semakin nyaman dalam mengurus adminduknya.

“Saya berharap mesin ADM ini ada di semua kecamatan. Supaya layanan kepada masyarakat semakin dekat dan mudah,” harap Andi.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Budi erje

Comments
Loading...