Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tinggal 71 Pasien Dirawat di Rumah Sakit Kudus Akibat Covid

 

TT cadangan untuk pasien isolasi Covid-19 milik RSI Sunan Kudus (MURIANEWS/Anggara Jiwandhana)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah pasien Covid-19 asal Kabupaten Kudus yang kini menjalani perawatan di rumah sakit tersisa sebanyak 71 orang saja. Mereka, kini dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Kudus.

Sementara untuk jumlah pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri, kini berada di angka 164 orang. Sehingga jumlah pasien konfirmasi aktif di Kudus kini sebanyak 235 orang saja.

“Untuk total konfirmasinya sendiri ada sebanyak 16.171 kasus, namun jumlah pasien sembuh sudah ada sebanyak 14.653 orang dan jumlah pasien meninggalnya di angka 1.283 orang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Kamis (29/7/2021).

Jumlah tersebut, lanjut Badai, tentu telah menurun jauh dibandingkan puncak kasus pada pertengahan Juni lalu. Di mana angka tertinggi saat itu adalah sebanyak 2.342 pasien aktif. Dengan kasus harian tertinggi mencapai 479 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan positivity rate menembus angka 60 persen.

Lonjakan pasien tersebut kemudian membuat tingkat Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur seluruh rumah sakit di Kudus mencapai 96 persen.

“Namun kini sudah menurun sangat jauh, BOR kami kini terisi sebanyak 16 persen dan jumlah pasien aktif juga di bawah 300 orang,” kata Badai.

Walau demikian, Badai berharap masyarakat tak mengendurkan penerapan protokol kesehatan 5M. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Dengan begitu penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus bisa ditekan semaksimal mungkin.

“Ini jadi perhatian kita bersama, karena untuk menurunkannya perlu sinergitas baik dari masyarakat, pemerintah, dan unsur-unsur lainnya,” ujar Badai.

 

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...