Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Terpukul Pandemi, Sopir Angkot di Kudus Sampai Gadaikan BPKB dan Sertifikat Rumah

Sopir angkot, Moh Yasin (bertopi) menunggu penumpang di sekitar RSUD Loekmono Hadi Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Pandemi yang hingga saat ini masih berlangsung telah memukul banyak sektor. Termasuk para sopir angkutan kota (angkot) di Kudus yang merasakan dampaknya, terlebih sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bahkan untuk menyambung hidup, salah satu sopir angkot di Kota Kretek ini harus buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB) hingga sertifikat rumah.

Salah seorang sopir angkutan yang harus menggadaikan BPKB yakni, Moh Yasin. BPKB itu telah digadaikan sejak sepuluh bulan lalu, setelah pandemi mendera.

“Lha tidak pernah mendapatkan bantuan. Ya akhirnya menggadaikan BPKB sepeda motor. Anak-anak ada tiga dan masih ada yang sekolah,” katanya, Rabu (28/7/2021).

Ditanya soal pendapatan sehari, dia menyebutkan hanya mengantongi pendapatan bersih Rp 25 ribu. Bahkan, untuk makan, dia terkadang menunggu bantuan dari pengguna jalan.

“Kadang menunggu pemberian nasi dari orang yang lewat. Alhamdulillah setiap hari biasanya ada. Lumayan bisa menghemat pendapatan,” ujarnya.

Baca: Nasib Sopir Angkot di Kala PPKM Terus Berlanjut, Seharian Narik Hanya Bawa Pulang Rp 25 Ribu

Nasib yang sama juga dialami oleh Moh Dhori, namun dia tidak menggadaikan BPKB. Melainkan menggadaikan sertifikat rumahnya.

“Saya menggadaikan sertifikat rumah sejak setahun yang lalu. Masih sisa masanya dua tahun lagi. Per bulan angsurannya sejuta lebih,” katanya.

Menurutnya hal itu dilakukannya karena kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, dalam sehari dia hanya mampu mengantongi Rp 25 ribu saja.

“Harapannya ya jangan ada penyekatan lagi. Dan semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir supaya segalanya bisa berjalan normal kembali,” harapnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...