Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Semester Pertama, 52 Kasus Kriminalitas di Kudus Berhasil diungkap

Polisi menunjukkan barang bukti yang dipakai komplotan begal untuk beraksi di Kudus selama beberapa bulan terakhir (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman

MURIANEWS, Kudus – Satreskrim Polres Kudus berhasil mengungkap sebanyak 52 kasus tindak pidana atau kriminalitas di Kota Kretek. Jumlah tersebut tercatat selama satu semester awal, yakni Januari hingga Juni 2021.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Agustinus David mengatakan, dari 52 kasus yang telah berhasil diungkap, didominasi tindak pidana perjudian, yakni sebanyak 17 kasus. Kemudian ada kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah diungkap sebanyak enam kasus.

Selain itu ada juga kasus pencurian dengan pemberatan (currat) sebanyak lima kasus, pencurian dengan kekerasan (curras) terungkap tiga kasus, dan kasus persetubuhan terhadap anak ada tiga kasus.

“Kami juga berhasil mengungkap beberapa kasus lain seperti pengeroyokan, penggelapan, penganiayaan, hingga kasus UU ITE,” katanya, Rabu (28/7/2021).

Dari 52 kasus itu, Polisi meringkus 62 tersangka dan saat ini sudah menjalani hukuman.

Di jangka waktu setengah tahun diawal tahun 2021 itu, ada beberapa kasus kriminalitas yang menonjol dan sempat menggegerkan masyarakat Kudus. Salah satunya, penemuan jasad anak jalanan membusuk di sebuah pekarangan di Desa Jepang, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Peristiwa yang terjadi di pertengahan bulan Juli lalu itu, diungkap polisi mengarah pada tindak kriminal pembunuhan. Polisi berhasil mengungkap dan meringkus pelaku. Diketahui, pembunuhan itu dilakukan rekan korban karena merasa sakit hati akibat ucapan korban.

Kemudian, ada juga komplotan begal yang beraksi berulang kali di wilayah Kudus dan sudah beraksi semenjak bulan Januari. Bahkan, anggota Polres Kudus menjadi salah satu korban dan dirampas kendaraannya saat melintas Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di Desa Dersalam, Kecamatan Bae. Peristiwa itu terjadi pada awal bulan Juli.

“Begal dan pembunuhan yang pelakunya sudah kami ringkus itu menjadi salah satu tindak kejahatan yang paling menonjol di semester awal,” tandasnya.

 

Reporter : Yuda Auliya Rahman
Edit: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...