Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Anggaran Penanganan Covid-19 di Jepara Masih Tersisa Rp 136 Miliar

Petugas kesehatan mengambil sampel lendir untuk pemeriksaan Covid-19 di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara masih menyisakan anggaran cukup besar untuk penanganan Covid-19. Tak tanggung-tanggung, sampai saat ini masih ada sekitar Rp 136 miliar.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Jepara Ronji menyebut, total refocusing APBD untuk penanganan Covid-19 menyentuh angka Rp 253,5 miliar. Dari jumlah itu, yang sudah terpakai sebesar Rp 116,8 miliar.

Ronji mengatakan, anggaran tersebut yang paling banyak terpakai di bidang kesehatan. Dari anggaran yang disiapkan untuk sektor ini sebesar Rp 74.304.313.000, sudah terpakai Rp 41.349.378.718, atau 55,6 persen.

Anggaran tersebut juga digunakan untuk mendukung kegiatan vaksinasi. “Sampai saat ini untuk dukungan vaksinasi sudah habis Rp 1,2 miliar,” kata Ronji, Selasa (27/7/2021).

Selain vaksinasi, anggaran juga terserap untuk pengelolaan surveilans kesehatan, layanan hubungan media dan pencegahan dan penanganan Covid-19. Nilainya mencapai Rp 73 miliar.

Ronji menambahkan, bidang kedua yang serapannya paling tinggi adalah untuk bantuan sosial (bansos) atau jaring pengaman sosial (JPS). Dari anggaran yang disiapkan sebesar Rp 146, 5 miliar, kini sudah terpakai Rp 68,3 miliar. Atau sudah 50 persan dipakai.

Sementara itu, lanjut Ronji, yang serapannya masih rendah adalah bidang dukungan ekonomi. Dari anggaran sebesar Rp 32,6 miliar, baru terealisasi Rp 7,1 miliar.

Terpisah, Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan anggaran yang masih tersedia itu masih cukup untuk penanganan pandemi ini. Pihaknya memprediksi sisa anggaran itu masih cukup bahkan sampai akhir tahun ini.

“Sampai saat ini pemerintah pusat masih memberikan kelonggaran, kalau memang tidak cukup ya, kita lakukan refocusing (anggaran) lagi,” pungkasnya.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...