Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Sekelompok Pemuda di Pati Gelar Razia Orang Lapar

Anggota Gerakan Pemuda Pati Peduli sedang mencari sasaran razia orang lapar di sekitar Pati Kota. (MURIANEWS/Cholis Anwar)

MURIANEWS, Pati – Sekelompok pemuda mengatasnamakan diri sebagai Gerakan Pemuda Pati Peduli mempunyai cara unik untuk membantu sesama di masa pandemi Covid-19 ini.

Mereka menggelar razia di wilayah Pati Kota. Bukan razia kendaraan layaknya aparat kepolisian atau razia pengemis gelandangan dan orang terlantar (PGOT) seperti yang dilakukan Satpol PP. Namun, mereka melakukan razia orang lapar.

Dalam razia itu, para pemuda berkeliling menggunakan sepeda motor dan membawa beberapa nasi bungkus. Di bagian belakang motornya, dipasang spanduk kecil bertuliskan ‘Razia Perut Lapar’.

Sasaran razia itu adalah tukang parkir, warga yang terlihat kelaparan, dan bahkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Saat menemui sasaran itu, para pemuda itu berhenti dan memberikan sebungkus nasi.

Koordinator Pemuda Pati Peduli, Raul Fatahillah mengatakan, gerakan sosial ini sebenarnya sudah lama dilakukannya. Itu dilakukan dari rasa keprihatinan mereka dengan kondisi masyarakat yang kurang beruntung tersebut. Ditambah ada perpanjangan PPKM level 4 yang menambah pendapatan masyarakat kurang beruntung itu semakin sulit.

“Fokus kami adalah untuk mereka yang kesulitan beli beras, mereka yang terlihat kelaparan. Kami langsung berikan makanan,” katanya, Selasa (27/7/2021).

Menurutnya, perpanjangan PPKM memang sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat. Tetapi, seiring dengan perpanjangan tersebut seharusnya pemerintah memberikan solusi yang solutif.

“Harapan kami, pemkab Pati lebih solutif. Untuk membuat perpanjangan, ya monggo dilakukan. Tetapi ya dipikir juga yang berjualan itu belum makan. Mbuk yo dipikir yang seperti itu. Jangan karena PPKM, membuat mereka yang kurang mampu menjadi lebih kurang mampu,” lanjutnya.

Menurutnya, kebijakan PPKM yang diperpanjang tanpa solusi riil, justri akan berdampak buruk pada masyarakat. Sebab, mereka semakin kesulitan perekonomiannya. Bahkan tidak sedikit yang sudah menjual barang kesayangan untuk sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“kalau (PPKM) diperpanjang terus, bisa ajur (hancur) ini,” tandasnya.

 

Reporter: Cholis Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...