Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Corona di Kudus Tembus 16.089 Kasus, Tersisa 243 Pasien Dirawat dan Isoman

Petugas medis RSUD Kudus tengah menyiapkan ventilator untuk pasien Covid-19. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Kudus – Jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus sejak pandemi berlangsung hingga Selasa (27/7/2021) pagi tercatat sudah sebanyak 16.089 kasus. Dari jumlah itu, kini tinggal 243 kasus aktif. Dengan rincian76 pasien dirawat, dan 167 pasien isolasi mandiri (isoman).

“Untuk total akumulasi kasusnya saat ini berada di angka 16.089 orang, dari jumlah tersebut juga sudah ada sebanyak 14.577 orang pasien yang sudah sembuh, dan1.278 pasien yang meninggal dunia,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus Badai Ismoyo, Selasa pagi.

Secara keseluruhan kasus aktif kini memang terus mengalami penurunan. Namun, Badai tetap mengingatkan jika penambahan pasien harian masih terjadi.

Hanya, hal tersebut juga dibarengi dengan penambahan pasien sembuh yang jumlahnya cukup signifikan. Hal tersebut, lanjut dia, juga terjadi selama sepekan terakhir.

“Seperti semalam, ada 45 kasus baru namun juga ada sebanyak 52 kasus yang sembuh, sehingga secara akumulasi bisa mengurangi jumlah pasien aktif di Kudus,” sambung dia.

Semua desa di Kabupaten Kudus pun kini tak ada yang berstatus zona merah. Setelah pada pekan lalu, masih ada dua desa dengan status zona merah. Hanya memang tetap didominasi zona oranye.

Walau demikian, Badai berharap masyarakat tak mengendurkan penerapan protokol kesehatan 5M. Mulai dari mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Dengan begitu penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kudus bisa ditekan semaksimal mungkin.

“Ini jadi perhatian kita bersama, karena untuk menurunkannya perlu sinergitas baik dari masyarakat, pemerintah, dan unsur-unsur lainnya,” ujar Badai.

Diketahui, Kabupaten Kudus sendiri sempat berada di zona merah penularan Covid-19 pada pertengahan Juni lalu. Di mana titik tertinggi kasus aktif saat itu adalah mencapai dua ribu orang lebih.

Kemudian di awal Juli, kasus mulai menunjukkan grafik penunuran. Tren tersebut pun terus berlangsung sampai sekarang, hingga akhirnya Kabupaten Kudus turun ke zona oranye.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...