Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Berawal dari Biduan di Jepara, Resty Ananta Kini Moncer di Belantika Musik Nasional

Resty Ananta menerima penghargaan dari Bupati Jepara Dian Kristiandi. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Resty Ananta, salah satu perempuan kelahiran Kota Ukir Jepara kini tengah naik daun. Jauh sebelum saat ini, ia melakoni hidup sebagai biduan yang menyanyi dari kampung ke kampung.

Sebagai biduan, Resty dulu selalu bernyanyi dari panggung ke panggung. Dari even kecil hingga besar.

Pengalaman itulah yang menempa Resty hingga kini ia menjadi bintang. Dalam meniti karir, Resty mengaku meneladani tokoh-tokoh perempuan Jepara yang tangguh.

Kini, lagu ciptaan Resty sudah masuk label besar dan kawakan di belantika musik Tanah Air.

“Jadi dilabel sebelumnya sempat mengeluarkan empat karya single lagu. Lalu di lebel terbaru atau sekarang (Nagaswara, red), lagu single kelima,” kata perempuan kelahiran Bumi Kartini ini.

Resty menyampaikan, meski lagunya kali ini tak spesifik menggambarkan tentang Jepara, secara tersirat ia ingin mengangkat ketokohan para perempuan yang tangguh dari Jepara.

“Semacam sosok wanita yang disakiti karena cinta, tapi karena di Jepara sosok wanita itu dilambangkan kuat dengan langbang RA Kartini dan Ratu Kalinyamat. Jadi meskipun tersakiti masih tetap kuat dan tabah,”jelas Resty.

Resti menyebut, dalam lirik lagunya juga mengandung sedikit pengalaman pribadinya. Selain itu, salah satu penggalan lirik lagunya yang dinyanyikan dalam bahasa Inggris menjelaskan bagaimana wanita Jepara yang seharusnya.

“Seperti lirik i’m woman (aku wanita), I’m Strong (aku kuat), dan  I Don’t Fake Love (Tidak menerima cinta palsu). Menggambarkan walau disakiti dan tidak punya cinta, itu tidak apa-apa, harus tetap kauat,” ujarnya.

Mengenai dirinya yang berhasil dilirik label nasional, berawal dari suatu kejadian yang tidak terduga. Di mana waktu itu secara mendadak dirinya dihubungi oleh salah satu lebel di Jakarta.

“Awalnya ragu, tapi mereka (Nagaswara, red) dari Jakarta sampai ke Jepara hanya untuk menemui dan menawari. Itu awalnya kenapa saya berani mencoba melangkah, kurang lebih sekitar enam tahun lalu,”  imbuh Resty

Ia menambahkan, masyarakat bisa mendengarkan beberapa lagunya dengan cara mengaksesnya  melalui Youtube Nagaswara, Joox, maupun Spotify.

Sementara itu, Bupati Jepara Dian Kristiandi sangat mengapresiasi hasil karya Resty. Dirinya berharap agar insan-insan seni di Jepara bisa menorehkan karya-karyanya hingga menggema di panggung nasional.

“Saya bangga ada musisi Jepara yang sukses di kancah nasional. Ini bisa memantik yang lain (insan seni, red) untuk meniru jejak dan semangatnya,” tutur Andi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...