Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Hati-Hati! Beredar Penipuan Bermodus Koramil Pesan Makanan di Kudus

Letkol Kav Indarto, Dandim 0722/Kudus. (MURIANEWS/Yuda Auliya Rahman)

MURIANEWS, Kudus – Beredar sebuah pesan tentang penipuan yang mengatasnamakan koramil, pesan tersebut beredar luas di sejumlah grup WhatsApp (WA).

Dalam pesan tersebut berisi imbauan jika adanya oknum yang mengatasnamakan koramil dengan modus memesan makanan dan membayarnya secara transfer fiktif di warung makan Bebek Muria, Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus.

Pelaku tersebut juga berdalih telah mentransfer dengan nominal yang lebih besar dari nilai pemesanan, dan meminta selisihnya agar dikembalikan dalam bentuk pulsa telepon.

“Maaf ini saya mau berbagi info, biar gak ada korban penipuan lagi, apa lagi yang nipu bawa-bawa nama koramil. Itu modusnya dia pesan makan bayarnya TF (transferk) terus dilebihi suruh belikan pulsa, tapi uang TFnya belum ada masuk. Warung WM Bebek Muria kak,” bunyi pesan yang beredar di grup WhatsApp.

Sejumlah tangkapan layar isi pesan penjual dan oknum yang mengatasnamakan koramil itu juga tersebar.

Saat dikonfirmasi, Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto sudah mengklarikasi dan mengecek ke rumah makan tersebut. Pihaknya juga sudah menjelaskan kalau pesan tersebut bukanlah dari personel koramil di Kudus.

“Sudah dijelaskan diklarifikasi itu tidak ada (di Koramil Kudus), itu orang yang katanya sudah pensiun ada yang mengatasnamakan. Kami cek tidak pernah ada (anggota Koramil yang melakukan itu). Kami juga sudah cek ke warungnya,” katanya, Senin (26/7/2021).

Kini pihaknya tengah mengidentifikasi siapa oknum yang terlibat dalam penipuan berkedok koramil tersebut.

“Kalau memang ada orangnya ya segera kami selesaikan, memang maunya apa terus niatnya bagaimana. Kalau niatnya baik kita arahkan baik, tapi kalau memang mereka artinya mau (menipu) ya kami ajukan ke polres,” jelasnya.

Menurutnya hal seperti itu sudah sering terjadi beberapa kali dengan mengatasnamakan kodim atau koramil. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat jika ada memesan apapun itu dengan atas nama kodim atau koramil bisa mengecek kebenarannya terlebih dahulu.

“Ini sudah beberapa kali, ada yang ojek minta dikirim makanan tapi tidak ada. Kalau ada yang pesan atasnama koramil atau kodim dicek dulu, ditanya dulu. Kalau memang tidak ya jangan, kalau dibayar si tidak apa-apa, kalau tidak ya kasian,” pungkasnya.

 

Reporter: Yuda Auliya Rahman
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...