Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Warung di Semarang Tiap Hari Gratiskan Bubur untuk Pasien Isolasi Setelah Tahu Ada yang Meninggal saat Isoman

Kurir ojek online mengambil paket bubur gratis yang akan diantar untuk pasien isolasi mandiri. (MURIANEWS/Istimewa)

MURIANEWS, Semarang – Warung Bubur Ayam Legenda di Jalan Brigjen Sudiarto Kota Semarang, menggratiskan bubur untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Tiap hari ratusan paket bubur ayam dan telur, serta bubur sapi plus telur asin ia bagikan.

Bubur itu diberikan secara gratis, warga cukup membayar kurir ojek onlinenya. Aksi sosial ini telah dilakukan sejak 9 Juli 2021 lalu.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mendapat informasi itu, langsung mendatangi warung tersebut Senin (26/7/2021) sembari gowes.

Kepada Ganjar, Romeo Julianto Sirait pemilik warung mengaku tergerak saat melihat berita ada pasien isolasi yang meninggal di rumah.

“Awalnya lihat berita banyak yang meninggal waktu isoman (isolasi mandiri). Terus saya kepikiran kalau orang sakit itu makan bubur kan enak karena lembut. Untuk itu saya coba kasih,” ujar Romeo kepada Ganjar.

Ganjar Pranowo mengunjungi warung di Semarang yang gratiskan bubur untuk pasien isolasi mandiri. (MURIANEWS/Istimewa)

Setiap hari ia bisa melayani sekitar 200 porsi bubur gratis. Ada beberapa varian bubur yang disediakan, di antaranya bubur ayam-telur dan bubur sapi telur asin.

Syaratnya hanya memesan lewat WhatsApp dengan melampirkan foto hasil tes swab PCR atau swab antigen. Setelah itu ia memberikan nomor antrean. Dari nomor itu warga yang pesan bisa mengambil dengan kurir ojek online.

“Awal saya sebar informasi itu langsung ada ribuan yang pesan. Satu hari bisa sampai 200 porsi yang saya bagikan gratis. Sekarang yang beli juga masih ada tetapi lebih banyak yang gratis,” katanya.

Saat ditanya Ganjar apa tidak takut rugu, jawaban Romeo justru membuat Ganjar semakin terkesan. Meskipun tidak menguntungkan bagi bisnis ia tetap melanjutkan berbagi makanan. Bahkan tidak hanya untuk warga positif Covid-19 tetapi juga warga lain yang kesulitan untuk makan.

“Awalnya tekor (rugi), Pak. Tapi karena banyak yang pesan jadi tetap melayani (gratisan). Malah ini banyak juga yang titip makanan atau minuman ke saya untuk dibagikan,” kata Romeo.

Aksi Romeo menuai pujian gubernur. Ganjar lantas memanggil ajudannya untuk membeli bubur dalam jumlah banyak.

“Ini menarik. Saya juga mau beli buat sarapan sama teman-teman gowes. Sekalian pesan buat teman-teman di call center Covid-19,” ujar Ganjar.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...