Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pusat Karantina di Jepara Kosong, Nakes Dialihkan Jadi Vaksinator

Nakes yang bertugas di BLK Pecangaan dialihkan jadi vaksinator. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Sudah tidak adanya pasien yang diisolasi di tempat karantina terpusat, membuat para tenaga kesehatan (nakes) tak punya kegiatan. Untuk itu, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara mengalihkan mereka untuk menjadi tenaga vaksinasi.

Tiga tempat karantina terpusat di Jepara yakni Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan, Hotel Julia Bandengan dan Asrama Mahasiswa Undip Teluk Awur saat ini sudah kosong. Sudah tak ada lagi satupun warga Jepara yang diisolasi di tempat-tempat ini karena terpapar Covid-19.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Muh Ali menyatakan, telah mempersiapkan seluruh nakes itu untuk membantu pelaksanaan vaksinasi.  Pekan ini, mereka dibekali tata cara penyuntikan vaksin.

“(Relawan nakes, red) yang di BLK yang sudah kosong ini kami alihkan untuk jadi vaksinator. Minggu ini sudah mulai diberi pelatihan. Jadi nanti relawan-relawan nakes yang di tempat-tempat isolasi kami berdayakan untuk vaksinasi,” ujar Muh Ali, Sabtu (24/7/2021).

Menurutnya, animo masyarakat Kota Ukir dalam mengikuti vaksinasi memang sudah tinggi. Untuk itu, pihaknya membutuhkan lebih banyak tenaga vaksinator.

Baca: BOR Rumah Sakit di Jepara Tinggal 22 Persen, Tempat Karantina Kosong

Pihaknya menyebut, sekarang setidaknya sudah ada 35 fasilitas kesehatan yang melayani vaksinasi di Jepara. Banyaknya masyarakat yang ikut vaksinasi tak jarang membuat para nakes kewalahan.

“Jadi untuk efisiensi nakes (di Puskesmas, red) sehingga vaksinasi di Puskesmas dibatasi. Kalau tidak nanti nakes malah ambruk  semua,” kata Muh Ali.

Ia menambahkan, kini warga yang ingin divaksin mesti antre. Setelah mendaftar melalui pesan singkat, masyarakat terkadang harus menunggu sepekan untuk mendapatkan jadwal vaksinasi.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...