Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Ogah Hadapi Atlet Israel, Pejudo Aljazair Pilih Mundur dari Olimpiade 2020

Olimpiade 2020 Tokyo.(twitter.com)

MURIANEWS, Tokyo- Atlet Judo asal Aljazair, Fethi Nourine akhirnya memilih untuk mundur dari arena Judo Olimpiade 2020. Sikap kerasnya mendukung Palestina, menjadi alasan ‘kepulangannya’ dari Tokyo 2020.

Pejudo Aljazair ini menyatakan tidak bersedia bertanding melawan pejudo Israel, setelah kemungkinan itu bakal terjadi. Fethi Nourine, bersama dengan pelatihnya Amar Benikhlef, sudah menyampaikan pengunduran dirinya ini ke media Aljazair.

Keputusan mundur dari arena Judo kelas 73 kg putra Olimpiade 2020, diambil untuk menghindari kemungkinan pertandingan melawan Tohar Butbul, atet asal Israel. Pendirian mereka tentang dukungan politiknya terhadap Palestina dikait-kaitkan dalam hal ini.

“Kami telah bekerja keras untuk mencapai Olimpiade, tetapi tujuan Palestina lebih besar dari semua ini,” ujar mereka seperti yang dilansir oleh The Sun, Sabtu (24/7/2021)

Pejudo Fethi Nourine sesuai dengan undian yang sudah dilakukan, memang berpotensi menghadapi unggulan ke-5 di kelas 73 kg putra, Butbul pada babak kedua. Hal itu terjadi jika dirinya bisa mengalahkan pejudo Sudan Mohamed Abdalrasool, dan Butbul juga mengatasi lawannya.

“Kami tidak beruntung dengan undian. Kami mendapat lawan Israel dan itulah mengapa kami harus mundur. Kami membuat keputusan yang tepat,” tambah Fethi Nourine.

Keputusan Nourine dan pelatihnya Benikhlef ini kemungkinan akan melahirnya sanksi dari Federasi Judo Internasional (IFJ). Sikap ini juga membuat Komite Olimpiade Aljazair menarik akredutasi dua orang tersebut. Rencananya mereka akan segera dipulangkan.

Federasi Judo Internasional (IJF ) memiliki kebijakan non-diskriminasi yang ketat. Juga selalu mempromosikan solidaritas sebagai prinsip utama, diperkuat oleh nilai-nilai judo.

Sebelumnya, pejudo Aljazair Nourine, ternyata juga pernah melakukan tindakan yang sama. Hal itu terjadi di Kejuaraan Judo Dunia pada 2019. Nourine juga menyatakan mundur dengan alasan yang sama, saat dijadwalkan menghadapi Butbul.

Di arena Olimpiade 2020, Butbul kini akan bersiap menghadapi pejudo asal Sudan Abdalrasool. Pejudo ini dipastikan mendapatkan bye (kemenangan cuma-cuma), menyusul ‘pulangnya’ Nourine.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: The Sun

Comments
Loading...