Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Tonjolkan Tokoh Wayang, Biola Bambu Bikinan Warga Kudus ‘Terbang’ ke Malaysia dan Hongkong

Ngatmin, Perajin biola bambu asal Desa Japan Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

MURIANEWS, Kudus – Ngatmin, seorang perajin biola asal Kudus, membuat kreasi alat musik gesek itu dengan ukiran tokoh pewayangan. Dari idenya itu, biola bambu yang dibuatnya diminati hingga ke Malaysia dan Hongkong.

Ditemui MURIANEWS di rumahnya di RT 04, RW 03, Desa Japan Wetan, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Ngatmin menjelaskan tentang ide sentuhan seni tokoh pewayangan di bagian scroll biola. Selain itu dia juga membuat hardcase biola dari kain batik Kudus.

“Supaya menarik konsumen sekaligus mengenalkan budaya Indonesia saya beri motif pewayangan seperti Arjuna, Gatotkaca, dan Pandawa Lima,” katanya, Sabtu (24/7/2021).

Selain untuk menarik konsumen, upaya Ngatmin memberikan sentuhan seni lantaran agar produk biola bambu buatannya itu dapat bersaing dengan biola buatan China.

Pria kelahiran Pati, 30 Oktober 1977 itu tidak menampik produk biola buatan China masih diminati konsumen.

Scroll biola bambu dibuat dengan motif tokoh wayang. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Namun, dengan idenya memadukan biola bambu dengan sentuhan tokoh pewayangan di bagian scroll biola itu, produk buatannya diminati buyer dari Negeri Jiran Malaysia dan Hongkong.

“Pada 2019 lalu kirim biola bambu ke Malaysia dan Hongkong. Mereka tahu dari medsos saya dan langsung pesan,” terangnya.

Selain pernah dikirim ke lintas negara, biola bambu buatan Ngatmin juga diminati di dalam negeri. Seperti beberapa daerah di Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali.

“Kalau dalam negeri yang beli rata-rata guru seni musik yang hendak mengajarkan tentang alat musik biola,” ujarnya.

Ngatmin membuat beberapa ukuran biola bambu. Dimulai dari ukuran 1/4, 2/4, 3/4, dan 4/4. Ukuran tersebut disesuaikan bagi pengguna usia anak-anak hingga dewasa.

Harga yang ditawarkan beragam. Hal itu bergantung pada ukuran biolanya. Harga yang ditawarkan Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta.

Selain membuat biola bambu, Ngatmin juga menerima pesanan biola dari kayu, perihal harganya Rp 3 juta hingga Rp 4 juta.

“Keunggulan biola bambu yang saya buat lebih unik karena ada sentuhan pewayangan. Selain itu suara biola dari bambu lebih bagus,” jelasnya.

Dalam sepekan Ngatmin mampu membuat satu biola. Produknya itu ditawarkan di media sosial Instagram @mbahmin_biola_bambu dan akun Facebook Mbah Min Biola Bambu.

“Harapan saya ingin ada kerja sama dengan Disdikpora Kudus. Supaya biola dapat masuk ke sekolah-sekolah,” harapnya.

 

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...