Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

BOR Rumah Sakit di Jepara Tinggal 22 Persen, Tempat Karantina Kosong

Ruang isolasi pasien Covid 19 di rumah sakit di Jepara. (MURIANEWS/Faqih Mansur Hidayat)

MURIANEWS, Jepara – Tingkat keterisian atau Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Kabupaten Jepara terus menurun. Hingga saat ini, tingkat keterisian ruang isolasi pasien Covid-19 tinggal hanya 22 persen.

BOR di Jepara sempat menyentuh angka 90 persen. Yakni pada Juni lalu, saat rumah sakit nyaris penuh pasien Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara Muh Ali mengatakan, rata-rata semua rumah sakit yang ada, tingkat BOR-nya tak lebih dari 30 persen. “BOR kita turun terus ini. Sekarang tinggal 22 persen,” kata Muh Ali, Sabtu (24/7/2021).

Ia memaparkan, BOR yang masih tinggi berada di RSUD RA Kartini. Yakni dari 88 tempat tidur, kini tinggal terisi 26 atau 27 persen.

Sedangkan, di RS Graha Husada tempat tidur isolasi yang terpakai hanya empat dari 16 unit atau 25 persen. Di RSUD Kelet terpakai 23 persen atau terpakai 16 tempat tidur dari 69 yang tersedia.

Di RSI Sultan Hadlirin Jepara, terpakai 19 persen atau hanya terpakai empat tidur dari 21 unit yang tersedia.

Sementara itu, di RS PKU Aisyiyah Jepara hanya terpakai 15 persen atau dari 13 tempat tidur isolasi yang tersedia hanya terpakai dua saja. Serta, di RS PKU Muhammadiyah Mayong yang terisi hanya lima dari 41 tempat tidur yang tersedia, atau hanya 12 persen.

“Yang turun tidak hanya di rumah sakit. BOR di tempat karantina terpusat juga. Bahkan sekarang semuanya sudah kosong,” jelas Muh Ali.

Diketahui, pemerintah menyediakan karantina terpusat di Balai Latihan Kerja (BLK) Pecangaan, Hotel Julia Bandengan, dan Asrama Mahasiswa Undip Teluk Awur. Total keseluruhan kapasitas yang disediakan ada 282 tempat tidur.

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Ali Muntoha

Comments
Loading...