Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Pemanah Rusia Pingsan Saat Jalani Kualifikasi Olimpiade 2020 Tokyo

Pemanah Rusia harus dikompres es. (https://twitter.com/VIVAbola)

MURIANEWS, Tokyo- Olimpiade Tokyo 2020 dikejutkan dengan pingsannya seorang atlet asal Rusia saat menjalani pertandingan. Svetland Gomboeva, demikian nama atlet Rusia itu, dilaporkan kehilangan kesadaraannya saat mengikuti kualifikasi cabang panahan, Jum’at (23/7/2021).

Pemanah berusia 23 tahun itu diduga mengalami kehilangan kesadaran setelah diterpa gelombang cuaca panas yang terjadi di Tokyo. Pada kesempatan terakhir, sebelum pingsan, Gomboeva diketahui tengah memeriksa skore terakhirnya.

Suhu udara di Tokyo dilaporkan mencapai 33 derajat celcius, saat kejadian itu berlangsung. Karena pingsan akhirnya si atlet harus meninggalkan arena panahan, dan dinyatakan tersingkir.

Svetland Gomboeva merupakan salah satu atlet panahan Rusia yang menduduki urutan ke-45 dari 64 pemanah putri yang berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo. Rekan-rekannya dan petugas medis langsung membawanya ke luar arena dengan tandu.

Setelah mendapatkan kompresan menggunakan es, Gomboeva akhirnya mendapatkan kesadarannya kembali. Peraih emas Piala Dunia Panahan 2021 ini, masih berharap bisa bersaing di nomor pertandingan lain yang masih akan diikutinya.

Dilansir dari The Sun, pelatih Panahan Tim Rusia, Stanislav Popov menyatakan, suhu panas yang terjadi di Tokyo tidak mampu dilawan atletnya. Namun sejauh ini, kondisi si atlet mulai membaik setelah mendapatkan penanganan.

“Kami berharap dia akan baik-baik saja. Ternyata dia tidak tahan seharian di panas terik. Ini pertama kalinya saya mengalami kejadian seperti ini. Di Vladivostok, tempat kami berlatih sebelumnya, cuacanya serupa. Tapi kelembapan berperan di sini,” ujar Stanislav Popov, yang dikutip dari laman resmi IOC Rusia.

Rekan Gomboeva, Ksenia Perova juga menduga kejadian ini dipicu karena serangan cuaca panas yang terjadi di Tokyo. Ksenia bahkan menyebut Tokyo sangat panas hingga aspal jalan benar-benar seperti terpanggang.

Keluhan pans juga disampaikan oleh Kang Chae-young, seorang atlet panahan dari Korea Selatan. Menurutnya, dirinya belum pernah merasakan cuaca sepanas di Tokyo sebelum ini.

Semenyara itu, atlet asal Australia Alice Ingley yang tampaknya sudah berpengalaman menghadapi panas, memberikan beberapa saran. Diantaranya adalah mengenakan rompi pendingin, kipas angin dan payung.

“Dan tentu saja, minum air sebanyak mungkin,” ujarnya.

Penulis: Budi erje
Editor: Budi erje
Sumber: The Sun

Comments
Loading...