Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kiri
Banner Kuping Kiri

Sehari, Satgas Covid-19 di Grobogan Hentikan Empat Acara Hajatan di Tiga Desa

Satgas Covid-19 Kecamatan Kradenan melakukan swab test antigen pada warga yang menggelar acara hajatan. (MURIANEWS/Dani Agus)

MURIANEWS, Grobogan – Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Grobogan harus bekerja ekstra. Pasalnya, dalam sehari (22/7/2021), mereka menghentikan empat acara hajatan pernikahan di lokasi yang berbeda dengan waktu nyaris bersamaan. Yakni, tiga lokasi di Kecamatan Kradenan dan satu lagi di Kecamatan Gubug.

Padahal acara seperti ini masih belum diperbolehkan dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4. Akibatnya, acara hajatan itu ujungnya dihentikan oleh Satgas Covid-19 tingkat kecamatan setempat.

Kapolsek Kradenan AKP Lamsir mengungkapkan, tiga lokasi acara hajatan di wilayahnya yang dihentikan itu masing-masing di rumah Warsono (45) dan Daryanto (46). Keduanya warga Desa Rejosari. Satu lagi di rumah Jardi (52), warga Desa Simo.

Dijelaskan, sekitar pukul 09.30 WIB, pihaknya mendapat informasi jika ada orang punya hajatan pernikahan di Desa Rejosari dan Simo. Selanjutnya, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Kradenan mendatangi lokasi dan menghentikan acara tersebut.

Tindakan tegas itu dilakukan petugas karena kegiatan itu dinilai melanggar Instruksi Mendagri Nomor 22 tahun 2021 tentang PPKM Level 4 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Jawa dan Bali dan Surat Edaran (SE) Bupati Grobogan Nomor 360/2704/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Grobogan.

Dalam kesempatan itu, pihaknya sebelumnya memberikan penjelaskan kepada yang punya acara, bahwa sesuai dengan peraturan tersebut maka kegiatan pesta hajatan itu harus dihentikan sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Usai mendapat penjelasan yang dilakukan secara persuasif, pihak tuan rumah bisa menerima penghentian kegiatan itu. Kami juga melakukan sampel swab test antigen kepada yang punya hajat sebanyak 16 orang dengan hasil negatif,” jelasnya.

Sementara itu, dalam waktu bersamaan, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Gubug juga melakukan penghentian acara hajatan pernikahan. Lokasinya ada di rumah Marmin, warga Desa/Kecamatan Gubug.

“Dalam kegiatan hajatan pernikahan tadi ada pemasangan tratak. Tetapi pihak tuan rumah tidak mendatangkan hiburan. Meski demikian, kegiatan ini tetap kami hentikan secara persuasif dan humanis,” jelas Kapolsek Gubug AKP Sutikno.

 

Reporter: Dani Agus
Editor: Zulkifli Fahmi

Comments
Loading...